KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata

PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata

PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata

DPRD Kabupaten Semarang menggelar audiensi dengan PCNU Kabupaten Semarang di ruang aspirasi DPRD setempat, Jumat (16/10/2026) sore. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Kajian menyeluruh dinilai penting untuk memastikan manfaat proyek tersebut tidak justru menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat, terutama petani dan sektor pariwisata.

Ketua PCNU Kabupaten Semarang, Ahmad Faozan, menegaskan pihaknya akan berpihak kepada masyarakat apabila pengembangan geotermal terbukti menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kehidupan warga sekitar. Menurutnya, prinsip yang dipegang Nahdlatul Ulama adalah dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih, yakni mencegah kerusakan harus didahulukan daripada mengambil kemaslahatan.

“Geotermal itu harus dikaji ulang. Kalau memang kemanfaatan dan mudaratnya harus diimbangkan, maka perlu dilihat betul. Kalau terjadi kemudaratan yang akan diterima masyarakat sekitar, baik di Gedongsongo maupun Sepakung, maka harus kita tolak,” kata Ahmad Faozan saat beraudiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026) sore.

Ia menilai, kajian tersebut perlu dilakukan dengan melihat langsung dampak pengembangan panas bumi di daerah lain yang telah menjalankan proyek serupa. Salah satu lokasi yang menurutnya perlu menjadi bahan pembanding adalah kawasan Dieng.
PCNU Kabupaten Semarang, lanjutnya, juga mendorong adanya kerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan studi banding.

“Hasil kajian diharapkan bisa menjadi dasar dalam menentukan sikap terhadap rencana pengembangan geotermal,” ungkapnya.

Ia mengingatkan, potensi dampak terhadap sumber mata air perlu menjadi perhatian serius. Sebab, pertanian merupakan salah satu sektor unggulan Kabupaten Semarang yang selama ini menopang perekonomian masyarakat.

“Saya kira jelas, khususnya di daerah masyarakat petani. Bagaimana sumber-sumber air itu nanti kena dampaknya juga. Kasihan. Sementara Kabupaten Semarang dengan Intanpari itu, pertanian menjadi salah satu ikon,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Umar Sujadi, mengatakan pihaknya belum dapat menentukan sikap menerima atau menolak pengembangan geotermal. Menurutnya, diperlukan kajian serta data yang memadai untuk mengetahui dampak dan manfaat proyek tersebut.

“Kita sebagai wakil rakyat tidak serta-merta bilang iya ataupun tidak. Kita juga membawa aspirasi masyarakat, tetapi perlu data, perlu bukti bagaimana yang terbaik untuk semuanya, baik negara maupun masyarakat secara luas,” kata Umar.

Ia menyambut baik masukan PCNU Kabupaten Semarang dan menilai aspirasi organisasi kemasyarakatan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi DPRD dalam menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah.

“Semoga komunikasi ini dapat semakin intensif, sehingga aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan dalam penyusunan program pembangunan daerah berikutnya,” tandasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Salatiga mengungkap dugaan perjudian sabung ayam di kawasan Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Minggu (1/11/2026). Polisi mengamankan enam orang, termasuk pria berinisial R (50) yang diduga menyediakan lahan sekaligus memperoleh uang meja dari aktivitas taruhan. Petugas turut menyita uang taruhan, dua ayam jago, dan sejumlah barang bukti lainnya.
Sediakan Tempat untuk Judi Sabung Ayam, Warga Salatiga Dicokok Polisi
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]