KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

“Rice Truck” Salurkan 1 TON Beras bagi PM di Salatiga

“Rice Truck” Salurkan 1 TON Beras bagi PM di Salatiga

“Rice Truck” Salurkan 1 TON Beras bagi PM di Salatiga

Selain itu Haris juga mencoba untuk menempelkan kartu ATM beras yang berisi 3 kilogram dan 5 kilogram di Rice Truck yang terparkir di halaman masjid.

Kepala Cabang ACT Kabupaten Semarang – Salatiga, Sehana mengatakan bahwa Aksi Cepat Tanggap yang berupa Rice Truck ini adalah layanan progam beras gratis yang merupakan armada kemanusiaan generasi kedua yang memiliki kapasitas 15 ton dengan 7 ATM beras. Hal ini merupakan terobosan yang inovatif dimana sebuah truck yang menggunakan ATM yang dapat mengeluarkan beras sebanyak 3-5 kg.

“ Hari ini insyallah kami akan berikan beras gratis sebesar 1 Ton bagi masyarakat PM di Kota Salatiga. Semoga bisa bermanfaat dan membantu saat pandemi ini,” kata Sehana. (Rief)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]