KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Rumah Sakit Jiwa di Semarang Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Rumah Sakit Jiwa di Semarang Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Rumah Sakit Jiwa di Semarang Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau ruang isolasi RS Jiwa Amino Gondohutomo Semarang. (Foto/Istimewa)

RASIKAFM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pihak RS Jiwa Amino gondoutomo mengakselerasi penambahan kamar isolasi dan tempat tidur ICU untuk pasien COVID-19. Hal ini diupayakan untuk mengantisipasi apabila terjadi ledakan kasus lagi.

Hal itu disampaikan Ganjar usai meninjau kesiapan RSJ Amino Gondoutomo Semarang. Tempat tidur ICU yang saat ini berjumlah 4, Ganjar mendorong agar ditambah lagi. Hal tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan rumah sakit yang dimiliki Pemprov Jateng guna penanganan COVID-19. Meski on going, Ganjar menyebut setidaknya penambahan sudah pasti bisa dilakukan dan pihak RS bersiaga.

Direktur RSJ Amino Gondoutomo dr Alek Jusran menambahkan, saat ini keterisian pasien COVID-19 di rumah sakitnya sekitar 60 pasien. Kapasitas di RSJ Amino Gondoutomo sendiri sebanyak 115 bed. (kominfo)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Urban Steak di Karangpete, Benoyo, Salatiga, menawarkan sajian steak bergaya western street food dengan penyajian menyerupai restoran. Berdiri hampir tiga tahun, usaha milik Ery Setiawan ini menghadirkan olahan ayam dan daging sapi dengan harga mulai sekitar Rp20.000, serta melayani pelanggan langsung di lokasi maupun pesanan untuk acara privat.
Urban Steak Salatiga, Sajian Western dengan Konsep Kuliner Jalanan
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]