KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Selain Genangan Banjir, Muatan Lebih Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan di Pantura

Selain Genangan Banjir, Muatan Lebih Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan di Pantura

Selain Genangan Banjir, Muatan Lebih Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan di Pantura

Ditlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafirudin

RASIKAFM – Muatan lebih pada kendaraan berat atau over dimension loading (ODOL) juga menjadi pemicu terjadinya kerusakan jalan di Pantura, selain faktor lain yaitu genangan banjir.

Ditlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafirudin mengatakan, jalan rusak parah terjadi di Jawa Tengah berada Kudus, Pati hingga Jepara. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan PU dan Bina Marga untuk memperbaiki jalan rusak secepatnya agar tidak menimbulkan kecelakaan. Tidak hanya di Pantura Timur, di Pantura Barat pun juga mengalami kondisi sama salah satunya over dimensi.

Muatan yang muatanya berlebihan menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan. Hal itu karena Kementerian Perhubungan meminta penindakan ODOL yang ditunda sampai 2023.Sebelum diberlakukan pihaknya pun mengimbau kepada pengusaha dapat mematuhi aturan dan sudah memotong kendaraanya sesuai dengan dimensi yang telah ditentukan.

Kabar Terkini

POPULER

Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
[pekok2]