KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tak Ada Penyelewengan, LKPD Kabupaten Semarang Raih Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-turut

Tak Ada Penyelewengan, LKPD Kabupaten Semarang Raih Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-turut

Tak Ada Penyelewengan, LKPD Kabupaten Semarang Raih Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-turut

Bupati Semarang Ngesti Nugraha (tengah) menerima hasil audit atas LKPD Tahun Anggaran 2020 dengan opini WTP di auditorium BPK RI Perwakilan Jateng, Senin (24/5/2021). (Foto/dok Diskominfo Kab. Semarang)

UNGARAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah menyerahkan laporan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2020. Laporan dengan status WTP itu menjadi pencapaian sepuluh kali berturut-turut sejak tahun 2012 sampai saat ini.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengucapkan terima kasih atas prestasi tersebut kepada semua pihak, baik lembaga eksekutif dan legislatif. Atas pencapaian itu, Ngesti menegaskan akan terus bekerja sama dan berkerja keras di tahun-tahun mendatang untuk dapat mempertahankan kembali opini WTP. Pemkab dinilai berhak mendapatkan opini WTP karena dapat menyajikan laporan keuangan secara akuntabel, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap perundang-undangan serta efektivitas pengendalian intern.

Sementara Kepala BPK RI perwakilan Jawa Tengah Ayub Amali menjelaskan, opini WTP diberikan atas pertimbangan profesionalisme pemeriksaan yang dilakukan para auditor BPK RI perwakilan Jawa Tengah. Pernyataan opini tingkat kewajaran informasi LKPD berdasarkan kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah. Meski demikian, ia meminta pemerintah daerah penerima opini WTP untuk menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan guna perbaikan laporan berikutnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]