KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tak Dapat Tempat Tidur, Ratusan Pasien Covid-19 Kabupaten Semarang Dikirim Ke BPSDMD Jateng

Tak Dapat Tempat Tidur, Ratusan Pasien Covid-19 Kabupaten Semarang Dikirim Ke BPSDMD Jateng

Tak Dapat Tempat Tidur, Ratusan Pasien Covid-19 Kabupaten Semarang Dikirim Ke BPSDMD Jateng

Kepala Dinkes Kabupaten Semarang Ani Raharjo. (Foto/win)

UNGARAN – Sebanyak 130 pasien Covid-19 dari Kabupaten Semarang dikirim ke gedung Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah untuk menjalani isolasi. Mereka diberangkatkan sejak Sabtu (19/6/2021) karena rumah singgah yang dimiliki Kabupaten Semarang penuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Ani Rahardjo mengatakan, rumah singgah yang telah penuh adalah Hotel Garuda Getasan, Bapelkes Siwakul, dan Rusunawa Pringapus. Sehingga Pemkab mulai menggunakan fasilitas milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Saat ini Gedung BPSDMD memiliki kapasitas 95 kamar tidur dengan satu kamar diisi dua orang. Menurut Ani, jumlah pasien yang menghuni rumah singgah cenderung fluktuatif, meski saat ini tingkat keterisian sangat tinggi.

Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan, bed occupancy rate (BOR) saat ini sudah mencapai 90 persen. Pihaknya sedang mengatur pemanfaatan gedung Himpaudi yang memili kapasitas 80 tempat tidur dan LPMP dengan kapasitas 200 bed. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]