KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Terpilih Sebagai Ketum HIPMI Kabupaten Semarang, Rizka Bertekad Angkat Derajat UMKM

Terpilih Sebagai Ketum HIPMI Kabupaten Semarang, Rizka Bertekad Angkat Derajat UMKM

Terpilih Sebagai Ketum HIPMI Kabupaten Semarang, Rizka Bertekad Angkat Derajat UMKM

Rizka Dwi Prasetyo (dua dari kanan) usai terpilih sebagai Ketum HIPMI Kabupaten Semarang periode 2021-2024. (Foto/IST)

UNGARAN – Setelah melewati berbagai tahapan yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Kabupaten Semarang resmi memiliki Ketua Umum (Ketum) yang baru yakni Rizka Dwi Prasetyo. Rizka yang saat ini juga duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Semarang ini mengemban jabatan Ketum HIPMI periode 2021-2024. Pemilihan itu dilaksanakan saat Musyawarah Daerah (Musda) HIPMI ke II yang dilaksanakan di Argo Wisata Kuncen Polobogo Kabupaten Semarang.

“HIPMI hadir untuk membuat solusi dan perubahan. UMKM adalah pahlawan ekonomi Indonesia harus dikembangkan dan diangkat derajatnya,” kata Rizka dalam sambutan setelah terpilih menjadi ketua HIPMI Kabupaten Semarang.

Melalui tema “Solidaritas Dalam Menumbuhkan Wirausaha Muda Kabupaten Semarang” besar harapan para pengusaha yang tergabung dalam organisasi ini adalah calon pemimpin masa depan yang mempunyai jiwa empati dan dapat menggerakan roda perekonomian di Indonesia terutama di wilayah Kabupaten Semarang.

Asep Styono mantan Ketua HIPMI Kabupaten Semarang memaparkan, HIPMI telah hadir 49 tahun untuk mendorong kewirausahaan kaum muda di tanah air, mencetak pengusaha pejuang dan pejuang pengusaha yang telah membuka banyak lapangan pekerjaan.

“Musda ini adalah momentum untuk terus memastikan HIPMI sebagai rumah besar pengusaha muda. Sebagai rumah besar, HIPMI membantu semuanya, dari pengusaha ultra-mikro sampai skala besar. Dari mikro sampai besar bergerak bersama memulihkan ekonomi,” ujarnya.

Harapannya, dengan adanya HIPMI ini dapat mencetak dan menjadi forum bisnis para pengusaha muda di wilayah Kabupaten Semarang.

“Kita mengajak semua elemen baik pemerintah maupun legislatif untuk berkolaborasi dalam mengambil kebijakan dapat mengedepankan pengusaha lokal,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]