KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tren Kasus Covid-19 di Jawa Tengah Turun, Ganjar: Jangan Lengah, Pandemi Belum Selesai

Tren Kasus Covid-19 di Jawa Tengah Turun, Ganjar: Jangan Lengah, Pandemi Belum Selesai

Tren Kasus Covid-19 di Jawa Tengah Turun, Ganjar: Jangan Lengah, Pandemi Belum Selesai

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

RASIKAFM – Tren kasus pandemi Covid-19 di Jawa Tengah terus membaik dari minggu ke minggu. Selama empat minggu terakhir, Jateng terbebas dari zona merah karena tidak ada satupun Kabupaten/Kota yang masuk kategori resiko tinggi.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan meski hasilnya positif, namun pihaknya menegaskan tidak boleh lengah dan tracing serta testing harus terus dilakukan. Ganjar meminta Kabupaten/Kota melakukan pengetatan. Jika memang diizinkan, maka kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian seperti CFD, harus dibatasi dengan cara diberi jarak.

Data terakhir , kasus aktif di Jawa Tengah saat ini sebanyak 6.038 atau turun 10,49% dari minggu sebelumnya. Kasus dirawat ada 3.440 dan isolasi sebanyak 2.598 orang, turun 15,97% dari minggu sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo menambahkan, penurunan kasus Covid-19 di Jateng memang sangat drastis. Dibanding kasus puncak pada awal Desember 2020, sudah menurun sebesar 73,5% pada minggu ini. Tren penambahan kasus baru juga terus menurun tiap minggunya. Sementara tingkat angka kesembuhan di Jateng sudah mencapai 90,01% hingga 7 Maret 2021.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
[pekok2]