KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Universitas Semarang Gandeng Disnaker Kota Semarang Gelar Semarang Job Fair 2023

Universitas Semarang Gandeng Disnaker Kota Semarang Gelar Semarang Job Fair 2023

Universitas Semarang Gandeng Disnaker Kota Semarang Gelar Semarang Job Fair 2023

Universitas Semarang (USM) bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang menggelar Semarang Job Fair di Halaman Gedung Balai Kota Semarang pada 17-18 Maret 2023.
Foto: Pemkot Semarang
Universitas Semarang (USM) bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang menggelar Semarang Job Fair yang dibuka di Halaman Gedung Balai Kota Semarang pada Jumat, 17 Maret 2023.

Semarang – Universitas Semarang (USM) dan Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang bekerja sama dalam mengadakan Semarang Job Fair yang akan diselenggarakan pada tanggal 17-18 Maret 2023 di Halaman Gedung Balai Kota Semarang.

Acara ini akan diikuti oleh 27 perusahaan, di antaranya PT BPR Jateng, PT Fast Food Indonesia Tbk, PT Indomarco Prismatama Cabang Semarang (Indomaret Group), PT Dragon Prima Farma, KSP Nasari Semarang, PT Nuclear Coating Fabric & Group, PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang, Universitas Semarang (USM), dan masih banyak lagi.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, akan membuka acara tersebut. Wakil Rektor II USM, Dr Titin Winarti SKom MM, akan hadir mewakili Rektor USM, serta Kepala Disnaker Kota Semarang, Dr Sutrisno SKM MH Kes, beserta jajaran juga akan hadir.

Dalam sambutannya, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membuka peluang bagi para pencari kerja untuk melamar di perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi, serta untuk menurunkan angka pengangguran di Kota Semarang. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat Semarang.

“Kami bersama USM mengadakan kegiatan seperti ini untuk memberikan informasi lowongan pekerjaan dan menanamkan rasa semangat generasi muda untuk bisa berjuang. Harus bergerak bersama, tidak hanya dari pemerintah kota tetapi juga dari perguruan tinggi dan perusahaan, sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran,” ucapnya.

Ia mengimbau, para pencari kerja agar selalu memantaskan diri serta menerima setiap lowongan yang ada. “Sebenarnya peluang pekerjaan itu banyak, tetapi banyak dari adik-adik yang tidak cocok. Memang tidak bisa langsung jadi manager atau supervisor, semua harus mulai dari bawah,” katanya.

“Saya berpesan kepada adik-adik untuk selalu tekun. Kita kalau tekun akan menjadi orang hebat. Sekarang tidak ada yang namanya kerja itu enak. Kerja itu melayani, kerja itu pengabdian,” pungkas Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu.

Sementara itu WR II USM, Dr Titin Winarti SKom mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan lulusan-lulusan terbaik yang siap bersaing di dalam dunia pekerjaan.

“Kegiatan ini akan sangat bermanfaat tidak hanya bagi perusahaan-perusahaan dan pencari pekerjaan, tetapi juga perguruan tinggi yang bekontribusi menghasilkan lulusan yang siap pakai,” ucapnya.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini para pencari kerja dapat terserap di pasar kerja sesuai dengan kompetensi masing-masing.

“Kami juga berharap mereka dapat memupuk skill dipekerjaan apa pun. Jangan pernah takut, selalu berupaya mencoba sesuatu yang baru. Kalau sesuatu pekerjaan selalu ditekuni, kemudian kita mau bekerja keras, Insya-Allah hasilnya juga akan baik,” tandasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]