[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Sabtu, 09 Mei 2026, pukul 14.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air mencapai 1 meter. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di sejumlah wilayah pesisir Jawa Tengah, terutama saat cuaca perairan cenderung berawan dan gelombang Laut Jawa berada pada kisaran 0,5–1,25 meter.

Mbak Google

INFO BMKG

09 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

09 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

09 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi pasang surut laut di wilayah Semarang dan pesisir utara Jawa Tengah mengalami kenaikan signifikan pada Sabtu, 09 Mei 2026.

Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut mulai meningkat sejak pagi hari dari kisaran 0,3 meter pada pukul 01.00–02.00 WIB menjadi 0,6 meter pada pagi hingga menjelang siang. Ketinggian air laut kemudian terus bertambah dan mencapai puncak pasang maksimum sebesar 1 meter pada pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Setelah periode puncak pasang, muka air laut diprakirakan berangsur turun pada sore hingga malam hari menjadi sekitar 0,8–0,5 meter, sebelum kembali mencapai titik rendah sekitar 0,3 meter pada pukul 22.00–24.00 WIB. BMKG juga mencatat Mean Sea Level (MSL) atau rata-rata muka laut berada di kisaran 0,6 meter.

Sementara itu, prakiraan cuaca maritim di Perairan Semarang–Demak menunjukkan kondisi cuaca umumnya berawan hingga berawan tebal sepanjang periode 08–10 Mei 2026. Suhu udara diprakirakan berkisar 27–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 67 hingga 84 persen.

Kecepatan angin di wilayah perairan berkisar 5–9 knot dengan potensi hembusan maksimum mencapai 18 knot. Arah angin dominan bergerak dari sektor barat daya hingga selatan. BMKG juga memprakirakan tinggi gelombang laut di Laut Jawa bagian utara Jawa Tengah berada pada kisaran 0,5–1,25 meter.

Selain itu, arus laut di perairan Semarang–Demak diprakirakan bergerak ke arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 0,67–1,09 knot.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir, pelaku aktivitas pelabuhan, nelayan, serta pengguna transportasi laut di wilayah Jawa Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi rob saat periode pasang maksimum siang hingga sore hari. Warga juga diminta memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim dan pasang surut laut secara berkala guna mengantisipasi dampak terhadap aktivitas pesisir.

Sumber:

BACA JUGA :

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 23 September 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,7°C dan kelembapan 76%, dengan angin selatan 5 km/jam. Kondisi tersebut diperkirakan bertahan hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
23 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 18 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,0°C dan kelembapan 81%, dengan angin tenggara 4 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di Semarang Selatan serta wilayah pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
18 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan Ringan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 17 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,5°C dan kelembapan 76%, dengan angin tenggara 3 km/jam. Kondisi cerah berawan berlanjut hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
17 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 15 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 24,4°C dan kelembapan 76%, dengan angin timur 3 km/jam. Kondisi musim kemarau juga meningkatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
15 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla

TERKINI

Siswa SMP RUQ Al Falah Salatiga meraih medali emas dalam World Invention Competition and Exhibition (WICE) di Selangor, Malaysia, Rabu (23/9/2026), melalui inovasi Virewaste. Game edukasi berbasis virtual reality dan board game tersebut dikembangkan untuk mengajarkan siswa menghadapi persoalan lingkungan sekaligus melatih kemampuan menganalisis masalah dan menentukan solusi.
Berkat Game Krisis Lingkungan, Santri Al Falah Salatiga Raih Emas WICE Malaysia
Siswa SMP RUQ Al Falah Salatiga meraih medali emas dalam World Invention Competition and Exhibition (WICE) di Selangor, Malaysia, Rabu (23/9/2026), melalui inovasi Virewaste. Game edukasi berbasis virtual...
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta aksi Jateng Guyub mengaku kecewa setelah tidak dapat menggunakan Kantor Bupati Semarang sebagai tempat transit rombongan longmarch dari Gedong Songo, Selasa (22/9/2026) malam. Mereka menyebut telah...
FPRB Salatiga ajak Masyarakat Kurangi Risiko Bencana
FPRB Salatiga ajak Masyarakat Kurangi Risiko Bencana
Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Salatiga mendorong masyarakat membangun kesiapsiagaan sebelum bencana terjadi melalui kolaborasi berbagai unsur. Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan rutin...
Seorang lansia berinisial MFSC (78) ditemukan meninggal di rumahnya di Perumahan Griya Dukuh Asri, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (22/9/2026). Warga menemukan korban setelah mencium bau menyengat dari rumah dan melaporkannya kepada polisi. Pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi tindak pidana, sementara keluarga menolak otopsi.
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan PNS Ditemukan Meninggal di Rumahnya
Seorang lansia berinisial MFSC (78) ditemukan meninggal di rumahnya di Perumahan Griya Dukuh Asri, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (22/9/2026). Warga menemukan korban setelah...
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meluncurkan bus listrik Trans Semarang di Balai Kota Semarang, Rabu (23/9/2026), sebagai awal gerakan elektrifikasi transportasi publik. Bus listrik tersebut dijadwalkan beroperasi mulai 25 September setelah uji coba, dengan tahap awal melayani Koridor 1 rute Terminal Mangkang–Penggaron pulang-pergi.
Harhubnas 2026: Semarang Mulai Gerakan Elektrifikasi Transportasi
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meluncurkan bus listrik Trans Semarang di Balai Kota Semarang, Rabu (23/9/2026), sebagai awal gerakan elektrifikasi transportasi publik. Bus listrik tersebut dijadwalkan...
Muat Lebih

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]