[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Maret 12, 2021

Ganjar Apresiasi Rehabilitasi Bekas Galian C Jadi Embung
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menanam pohong di Embung Kedung Banteng Boyolali. /Humas Jateng/ https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/03/12-14-1.mp3 RASIKAFM – Gubernur Jawa Tengah...
Tempat Pemakaman di Semarang Overload, Pengembang Perumahan Wajib Siapkan Lahan Makam
Tempat Pemakaman Umum Kota Semarang, Bergota https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/03/12-16-2.mp3 RASIKAFM – Maraknya pembangunan perumahan baru di Kota Semarang ternyata tidak diimbangi penyediaan...
Pantau Pajak, Pemkab Kendal Pasang 100 Alat Perekam Transaksi
Warga menyetorkan pajak ke Kantor Bakeuda Komplek Perkantoran Setda Kendal . (fOTO: edi prayitno) https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/03/12-16-1.mp3 RASIKAFM – Badan Keuangan Daerah Kendal...
Polres Salatiga Uji Coba Peneratan Tilang Elektronik di Simpang Empat Pasar Sapi
Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat bersama Wali Kota Yuliyanto Saat di ruang ATCS https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/03/12-17-1.mp3 RASIKAFM – Satlantas Polres Salatiga akan melakukan...
Kampung Tanaman Hias Nobo Tengah Mampu Hasilkan Rupiah di Era Pandemi
Budi Santoso pembina Nobo Remboko saat memberikan keteranggan kepada wartawan tentang potensi berjualan bunga https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/03/19-18-1.mp3 RASIKAFM – Ada warga yang...

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan