[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: August 28, 2021

Proses Ganti Rugi Tak Jelas, Madrasah Ibtidaiyah Negeri Salatiga Disegel Pemilik
Ahli waris tanah saat memasang mmt sebagai bentuk protes karena urusan jual beli tanahnya tak kunjung kelar. Padahal diatas tanah Bersengketa tersebut sudah dibangun Madrasah Ibtidaiyah Negeri RASIKAFM...
536 Peserta Ikuti Tes Seleksi Calon Perangkat Desa Diwilayah Kabupaten Semarang Yang Berlangsung Di UKSW
Sejumlah Calon Perangkat Desa dikabupaten Semarang saat ikuti test di UKSW RASIKAFM – Sedikitnya 536 peserta dari 57 desa di wilayah Kabupaten Semarang mengikuti Tes Seleksi Perangkat Desa di Universitas...
Kecelakaan Beruntun Di Dekat Akpol, Tiga Orang Dilarikan Ke Rumah Sakit
Tiga orang dilarikan ke rumah sakit usai kecelakaan beruntun Jalan Sultan Agung, Kecamatan Gajahmungkur atau dekat Akpol (Akademi Kepolisian) pada Jumat (28/8/2021). RASIKAFM – Kecelakaan beruntun...
Pimpin Bersih Kota, Kapolres Salatiga Himbau Pedagang Pasar Raya Tetap Disiplin Jalankan Prokes
Kapolres Salatiga saat giat kerja bhakti bersih kota dipasaraya 1 dan 2 jalan Jensud Salatiga jumat 27/8 RASIKAFM – Guna rangka membantu Pemerintah Kota Salatiga khususnya Dinas Kebersihan Pasar,...
Five Rules For the Good Relationship
While the starting months and years of a marriage may appear like a dream come true, married couples are aware that it isn’t often that easy. There are a few main rules that ought to be followed...

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran