[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Mei 22, 2025

Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang menekankan penerapan prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) dalam penyembelihan hewan kurban. Kepala Dispertanikap, Moh. Edy Sukarno, menyampaikan hal ini dalam kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Kurban 2025 yang diikuti oleh takmir masjid, Puskeswan, Kesmavet, dan Bagian Kesra Kecamatan di Kabupaten Semarang pada Kamis, 22 Mei 2025.
Dispertanikap Kabupaten Semarang Tekankan Penyembelihan Hewan Kurban Harus Beradab
Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang menekankan penerapan prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) dalam penyembelihan hewan kurban. Kepala Dispertanikap,...
Jalan utama di Desa Wiru, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang yang menghubungkan Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan mengalami ambles parah pada Kamis dini hari, 22 Mei 2025 pukul 00.00 WIB. Peristiwa ini melibatkan warga setempat dan pemerintah daerah, termasuk Kepala Dinas PU Bina Marga Jateng, Hanung Triyono. Kejadian berlangsung di kawasan rawan pergerakan tanah dan diperparah oleh hujan serta struktur tanah yang labil.
Jalur Penghubung Bringin-Kedungjati Ambles Satu Meter, Lalu Lintas Dialihkan
Jalan utama di Desa Wiru, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang yang menghubungkan Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan mengalami ambles parah pada Kamis dini hari, 22 Mei 2025 pukul 00.00 WIB. Peristiwa...

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan