KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bus Pariwisata asal Jatim Alami Laka di Salib Putih Salatiga, Alhamdulillah Belasan Penumpang Selamat

Bus Pariwisata asal Jatim Alami Laka di Salib Putih Salatiga, Alhamdulillah Belasan Penumpang Selamat

Bus Pariwisata asal Jatim Alami Laka di Salib Putih Salatiga, Alhamdulillah Belasan Penumpang Selamat

Sebuah bus pariwisata yang mengangkut 35 penumpang mengalami rem blong dan masuk ke kebun sejauh 100 meter saat melaju di turunan Jalan Salib Putih, Salatiga, Sabtu pagi, 31 Mei 2025. Bus tersebut membawa rombongan asal Prigen, Pasuruan, Jawa Timur yang sedang melakukan perjalanan wisata perpisahan menuju Solo. Insiden terjadi saat bus menuruni jalan dan kehilangan kendali, menyebabkan 14 penumpang luka-luka dan belasan lainnya mengalami shock.
Foto Arief Rasika
Penampakan Sebuah bus pariwisata yang mengalami rem blong saat menurun di kawasan Salib Putih.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebuah bus pariwisata yang membawa 35 penumpang mengalami rem blong saat menurun di jalan Salib Putih. Sabtu (31.5.2025) pagi.

Akibatnya sebanyak 14 orang dilarikan ke Rumah sakit karena mengalami luka, Sedangka belasan korban lain mengalami shock akibat kecelakaan tersebut.

Pantauan dilokasi kejadian, Bus Pariwisata Robiah Al Adawiyah ini sempat menerobos jalan lingkar, melompat pembatas jalan dan masuk ke kebun hingga 100 meter dari jalan raya.

Beruntung tidak ada kendaraan yang melintas saat kejadian.

Iin, salah satu penumpang menjelaskan jika mereka adalah rombongan asal Prigen, Pasuruan, Jawa Timur.

Mereka hendak berwisata untuk acara perpisahan dengan sekcam setempat.

“Kami ke Telomoyo dan naik jip disana. Dan tadi hendak menuju Solo. Awalnya bis aman dan lancar. Namun saat di turunan, bis terasa kencang dan tidak pelan,” ujar Iin yang duduk di kursi ketiga dibelakang sopir.

Korban sempat berteriak. Penumpang lain pun panik dan berteriak.

Seketika bis terasa melompat dan banyak penumpang terpental saat masuk ke kebun.

Dijelaskan dia, penumpang terdiri kisaran 35 orang dengan dua anak anak.

AKP Darmin saat dikonfirmasi menjelaskan jika ada dugaan terjadi gangguan fungsi rem bis.

Saat diperiksa, persneling masuk di gigi 2 dan tidak di Hand Rem.

“Kita segera evakuasi dengan derek besar karena jauh dari jalan raya,” jelas Darmin

Berdasarkan catatan Rasika FM, musibah kecelakaan di JLS Salip Putih Salatiga yang terjadi sabtu pagi itu terjadi, dari ke lokasi kecelakaan pertama yang ada di depan Taman kota hanya berselang 20 menit.

Kru bus saat diwawancara wartawan

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

GIIAS Semarang 2026 menyiapkan tiga pilihan parkir bagi pengunjung di Gedung Muladi Dome UNDIP, area belakang SPBU UNDIP, dan sepanjang Jalan Banyu Putih Raya. Parkir utama menampung lebih dari 780 kendaraan, sementara area tambahan berkapasitas hingga 200 kendaraan. Pengunjung dari Jalan Banyu Putih Raya juga mendapat fasilitas shuttle bus gratis.
Ini Tempat Parkir GIIAS 2026 Semarang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan bagian tengah dan sekitarnya, sementara risiko kebakaran hutan dan lahan tetap perlu diwaspadai.
06 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Pegunungan Jawa Tengah
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]