KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hingga Akhir 2025, Sebanyak 4.203 Orang di Salatiga Masih Menganggur

Hingga Akhir 2025, Sebanyak 4.203 Orang di Salatiga Masih Menganggur

Hingga Akhir 2025, Sebanyak 4.203 Orang di Salatiga Masih Menganggur

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Meski jumlahnya turun, namun pengangguran di Salatiga pada 2025 dibandingkan tahun 2024 perlu menjadi catatan khusus. Dari data di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinnaker) Salatiga tercatat sebanyak 3,67 persen atau kurang lebih 4.203 orang masih belum mendapatkan pekerjaan.

Angkatan kerja di Salatiga tahun 2025 mengalami kenaikan dari 112.000 menjadi 114.000. Pertumbuhan angkatan kerja tersebut beriringan dengan bertambahnya kesempatan kerja yang tersedia.

Kepala Disperinnaker Salatiga, Agung Hendratmiko mengungkapkan penurunan jumlah pengangguran ini dipengaruhi meningkatnya serapan tenaga kerja oleh berbagai sektor usaha.

“Penyerapan tenaga kerja mencapai 2.100 orang. Sehingga angka pengangguran turun sekitar seribu orang lebih,” kata Agung,Hendratmiko.

Disperinnaker menargetkan penurunan tingkat pengangguran dapat terus berlanjut pada tahun mendatang seiring pengembangan kawasan industri dan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.

Data warga yang bekerja di Kota Salatiga dilaporkan mencapai 110.310.000 orang. Dari 109 perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat, PT SCI (pabrik sepatu) menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan total sekitar 19.000 pekerja, sampai akhir tahun 2025 ini.

Menurut Agung, pihaknya terus berupaya mendorong kolaborasi dengan perusahaan dan lembaga vokasi guna memperluas peluang kerja bagi masyarakat.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]