KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dongkrak Tingkat Kunjungan Wisata Saat Libur Lebaran, Bukit Cinta Hadirkan Wahana Baru

Dongkrak Tingkat Kunjungan Wisata Saat Libur Lebaran, Bukit Cinta Hadirkan Wahana Baru

Dongkrak Tingkat Kunjungan Wisata Saat Libur Lebaran, Bukit Cinta Hadirkan Wahana Baru

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Wiwin Sulistyowati. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang terus mematangkan persiapan menyambut libur Lebaran 2026. Sejumlah destinasi wisata telah menyiapkan paket-paket khusus, termasuk pengembangan wahana baru di kawasan Bukit Cinta yang ada di Desa Kebondowo, Banyubiru yang ditargetkan sudah bisa beroperasi saat momen libur panjang tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati, mengatakan Bukit Cinta akan dikembangkan dengan konsep wisata keluarga. Sejumlah wahana baru tengah dalam proses pengerjaan, di antaranya gokart, permainan air untuk anak dan dewasa, serta rumah makan apung.

“Harapannya Bukit Cinta sudah bisa operasional saat Lebaran. Saat ini masih dalam proses, termasuk perizinan yang sudah dibahas bersama BBWS Pemali Juana,” ujarnya di Ungaran, Selasa (3/2/2026).

Pengelolaan wahana baru tersebut dilakukan oleh pihak ketiga dengan sistem sewa lahan. Pemerintah daerah berharap dalam dua pekan ke depan seluruh persiapan dapat rampung sehingga dapat menyambut wisatawan secara optimal.

Selain destinasi yang dikelola pemerintah, sejumlah destinasi swasta juga melakukan pembenahan, termasuk wisata religi seperti Gua Maria Kerep Ambarawa dan Makam KH Hasan Munadi Nyatnyono. Menurut Wiwin, destinasi religi tersebut tetap menjadi tujuan favorit keluarga saat libur panjang.

“Biasanya saat libur Lebaran, wisata religi tetap ramai. Keluarga yang mudik menyempatkan diri berkunjung,” katanya.

Pihaknya juga mengandalkan destinasi baru yang tengah viral, yakni Benteng Pendem Ambarawa atau yang dikenal sebagai Benteng Williem, dengan harga tiket masuk yang terjangkau sehingga menjadi alternatif wisata bagi para pemudik.

“Dari sisi akomodasi, kehadiran hotel baru yang ada di Bandungan diharapkan dapat meningkatkan lama tinggal wisatawan di Kabupaten Semarang,” bebernya.

Wiwin menambahkan, momentum libur Lebaran tahun ini yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi diharapkan menjadi magnet tersendiri bagi kunjungan wisata. Meski demikian, ia mengakui jarak waktu yang relatif dekat dengan libur Natal dan Tahun Baru menjadi tantangan tersendiri.

“Ada yang punya pemikiran, ah kemarin sudah mudik, besok lihat situasi dulu. Itu bagian dari dinamika saat liburan tapi waktunya berdekatan,” ungkapnya.

Untuk target kunjungan, pihaknya menargetkan minimal sama dengan capaian tahun lalu. Pada periode sebelumnya, tingkat kunjungan pada hari biasa (weekday) tercatat meningkat hingga 120 persen.

“Kami optimistis target tahun ini minimal sama seperti tahun lalu, dan mudah-mudahan bisa meningkat,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]