[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah Semarang terjadi pada Senin, 25 Mei 2026 pukul 14.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Kenaikan muka air laut yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di kawasan pesisir Semarang, Demak, pelabuhan, tambak, dan sejumlah wilayah pantai utara Jawa Tengah.

Mbak Google

INFO BMKG

25 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

25 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

25 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi maritim di perairan Semarang–Demak dan Laut Jawa bagian selatan relatif kondusif pada Senin, 25 Mei 2026. Namun demikian, masyarakat pesisir tetap perlu mencermati periode pasang maksimum yang diperkirakan terjadi pada siang hingga sore hari.

Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut pada dini hari berada di kisaran 0,3 meter pada pukul 01.00 WIB. Ketinggian air kemudian meningkat secara bertahap menjadi 0,6 meter pada pukul 05.00–09.00 WIB, naik menjadi 0,7 meter pada pukul 10.00–11.00 WIB, dan mencapai 0,8 meter pada pukul 12.00 WIB.

Kenaikan berlanjut menjadi 0,9 meter pada pukul 13.00 WIB sebelum mencapai pasang tertinggi 1 meter pada pukul 14.00–16.00 WIB. Setelah itu, muka air laut mulai menurun menjadi 0,9 meter pada pukul 17.00 WIB, 0,8 meter pada pukul 18.00 WIB, lalu turun bertahap hingga mencapai surut terendah sekitar 0,2 meter pada pukul 22.00–24.00 WIB.

BMKG mencatat posisi Mean Sea Level (MSL) atau rata-rata muka laut berada pada kisaran 0,6 meter. Pola pasang menunjukkan tren kenaikan yang stabil sejak dini hari hingga sore hari sebelum memasuki fase surut pada malam hari. Kondisi ini berpotensi meningkatkan genangan air laut atau rob di kawasan pesisir yang memiliki elevasi rendah, terutama saat bertepatan dengan aktivitas masyarakat dan operasional pelabuhan pada siang hingga sore hari.

Untuk kondisi cuaca maritim, perairan Semarang–Demak diprakirakan didominasi cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan pada malam hari. Suhu udara berkisar 27–31 derajat Celsius dengan kelembapan relatif antara 76–86 persen.

Angin bertiup dengan kecepatan 3–8 knot dan hembusan maksimum mencapai 18 knot. Arus laut bergerak dominan ke arah barat daya (SW) dengan kecepatan sekitar 0,69–1,09 knot. Sementara itu, tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kisaran 0,1–0,5 meter, sehingga kondisi perairan secara umum tergolong rendah dan relatif aman untuk aktivitas pelayaran lokal serta penangkapan ikan skala kecil.

Meski demikian, masyarakat pesisir, nelayan, operator pelabuhan, serta pengelola kawasan tambak di Semarang dan wilayah pantai utara Jawa Tengah disarankan terus memantau pembaruan informasi cuaca maritim dan pasang surut dari BMKG untuk mengantisipasi perubahan kondisi laut serta potensi rob saat periode pasang maksimum berlangsung.

Sumber: 

BACA JUGA :

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 23 September 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,7°C dan kelembapan 76%, dengan angin selatan 5 km/jam. Kondisi tersebut diperkirakan bertahan hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
23 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 18 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,0°C dan kelembapan 81%, dengan angin tenggara 4 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di Semarang Selatan serta wilayah pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
18 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan Ringan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 17 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,5°C dan kelembapan 76%, dengan angin tenggara 3 km/jam. Kondisi cerah berawan berlanjut hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
17 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 15 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 24,4°C dan kelembapan 76%, dengan angin timur 3 km/jam. Kondisi musim kemarau juga meningkatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
15 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla

TERKINI

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meluncurkan bus listrik Trans Semarang di Balai Kota Semarang, Rabu (23/9/2026), sebagai awal gerakan elektrifikasi transportasi publik. Bus listrik tersebut dijadwalkan beroperasi mulai 25 September setelah uji coba, dengan tahap awal melayani Koridor 1 rute Terminal Mangkang–Penggaron pulang-pergi.
Harhubnas 2026: Semarang Mulai Gerakan Elektrifikasi Transportasi
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meluncurkan bus listrik Trans Semarang di Balai Kota Semarang, Rabu (23/9/2026), sebagai awal gerakan elektrifikasi transportasi publik. Bus listrik tersebut dijadwalkan...
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota...
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas menjadi pionir pembenahan transportasi umum modern di Kabupaten Banyumas melalui skema Buy the Service (BTS) sejak 5 Desember 2021. Layanan ini menghubungkan permukiman, kawasan pendidikan,...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 23 September 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,7°C dan kelembapan 76%, dengan angin selatan 5 km/jam. Kondisi tersebut diperkirakan bertahan hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
23 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 23 September 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 25,7°C dan kelembapan...
Tim gabungan Satpol PP dan Damkar, Dishub, serta DPMPTSP Kabupaten Semarang membongkar baliho setinggi sekitar tujuh meter di simpang tiga Bawen, Selasa (22/9/2026). Baliho milik CV Bunga Merah Semarang tersebut dibongkar karena sudah tidak aktif sejak 2019 dan ditengarai melanggar ketentuan jarak serta menjorok ke badan jalan.
Langgar Batas Jarak Aman, Baliho "Mati" Setinggi Tujuh Meter di Bawen Dibongkar
Tim gabungan Satpol PP dan Damkar, Dishub, serta DPMPTSP Kabupaten Semarang membongkar baliho setinggi sekitar tujuh meter di simpang tiga Bawen, Selasa (22/9/2026). Baliho milik CV Bunga Merah Semarang...
Muat Lebih

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]