KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol

Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol

Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah

Semarang (30/06) – PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) melaksanakan program penghijauan dengan menanam pohon Trembesi dan Tabebuya di Simpang Susun Weleri serta sejumlah titik di sepanjang Ruas Tol Batang–Semarang. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mewujudkan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pohon-pohon tersebut dipilih karena mampu menyerap emisi karbon, menghasilkan oksigen, mengurangi suhu lingkungan, menjaga kestabilan tanah, sekaligus mempercantik kawasan jalan tol.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah, mengatakan penghijauan menjadi bagian penting dalam pengelolaan jalan tol yang berkelanjutan.

“Melalui penanaman pohon ini, kami ingin menghadirkan jalan tol yang tidak hanya aman, nyaman, dan andal, tetapi juga hijau serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.

Selain meningkatkan kualitas udara, penghijauan juga berfungsi meredam kebisingan, mengendalikan erosi, serta menciptakan lingkungan jalan tol yang lebih asri dan nyaman bagi pengguna jalan.

PT Jasamarga Semarang Batang akan terus melanjutkan program penghijauan secara bertahap sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan emisi karbon dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]