URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pemeliharaan Expansion Joint Finger Plate di KM 423+369 Tol Semarang Seksi A arah Jatingaleh selama dua malam, 27–29 Agustus 2026. Pekerjaan berlangsung malam hingga pagi dengan pengaturan lalu lintas situasional. Pengguna jalan diminta mematuhi rambu dan arahan petugas untuk menjaga keselamatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak

Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak

Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak

featured-img

SEMARANG – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pemeliharaan rutin di Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A, B, dan C. Pekerjaan ini dilakukan untuk menjaga kualitas jalan sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Pemeliharaan dilakukan pada Expansion Joint Finger Plate di KM 423+369 Seksi A arah Jatingaleh. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama dua malam.

Pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB hingga Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB, pekerjaan dilakukan di Jalur A Lajur 1 dan Lajur 2.

Selanjutnya, pada Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB hingga Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB, pekerjaan dilanjutkan di Jalur A Lajur 2 dan bahu dalam.

Senior Manager Representative Office 2 Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C, Ginanjar Bekti Rakhmanto, mengatakan pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas infrastruktur jalan tol agar tetap andal dan nyaman bagi pengguna jalan.

“Selama pekerjaan berlangsung, ruas jalan tetap beroperasi dengan pengaturan lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi pekerjaan,” jelasnya.

Sementara itu, Pgs. VP Corporate Secretary and Legal JTT Dary Achmad Budi mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan, mulai dari pemasangan rambu, penempatan petugas di lapangan, hingga koordinasi dengan Kepolisian.

JTT juga meminta maaf atas potensi perlambatan lalu lintas yang mungkin terjadi selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lokasi.

Bagi pengguna Tol Semarang, terutama yang melintas arah Jatingaleh, sebaiknya menyiapkan waktu perjalanan dan meningkatkan kewaspadaan selama masa pekerjaan berlangsung.

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan