KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Meledak, Didominasi Klaster Lebaran dan Rumah Tangga

Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Meledak, Didominasi Klaster Lebaran dan Rumah Tangga

Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Meledak, Didominasi Klaster Lebaran dan Rumah Tangga

Jajaran forkompimda Kabupaten Semarang sedang melaksanakan rapat terkait PPKM yang akan diterapkan seiring melonjaknya kasus Covid-19, Senin (7/6/2021) sore. (Foto/win)

UNGARAN – Kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang dalam beberapa hari terakhir cukup drastis. Data yang diperoleh hingga Senin (7/6/2021) petang, kasus positif Covid-19 berada pada angka 160 orang, setelah satu hari sebelumnya mengalami lonjakan 52 kasus dalam satu hari.

Menurut Bupati Semarang Ngesti Nugraha, salah satu penyebabnya karena masyarakat sudah mulai mengabaikan protokol kesehatan. Setelah Pemkab melakukan monitoring, penyebaran Covid-19 tersebut berasal dari klaster halal bihalal, sekolah, dan rumah tangga. Diketahui dari laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang saat ini ada 160 kasus yang sebelumnya 144 kasus. Kenaikan ini membuat Pemkab mengambil langkah cepat untuk pembatasan aktivitas, meliputi pasar, sekolah dan lokasi wisata.

Sementara saat ini ada empat kecamatan yang masuk zona merah, yakni Kecamatan Bringin, Pabelan, Getasan dan Ambarawa. Sedangkan wilayah yang menjadi sorotan Pemkab Semarang adalah Bandungan dan Pringapus, sebab dua kecamatan tersebut menunjukkan tingkatan angka penularan Covid-19 yang cukup tinggi. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]