KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Berani Disuntik, d’Emmerick Hotel Berikan Snack dan Renang Gratis Kepada Peserta Vaksin

Berani Disuntik, d’Emmerick Hotel Berikan Snack dan Renang Gratis Kepada Peserta Vaksin

Berani Disuntik, d’Emmerick Hotel Berikan Snack dan Renang Gratis Kepada Peserta Vaksin

Ada cara unik yang dilakukan oleh penyelenggara vaksinasi massal khususnya kepada anak usia 6 sampai 11 tahun agar mereka tidak takut saat disuntik. Cara unik sekaligus mendidik itu dilakukan oleh managemen d’Emmerick Salip Putih Salatiga kamis 6-1-21.

Pihak Hotel sengaja memberikan hadiah berupa snack dan tiket renang gratis khusus kepada mereka yang telah divaksin

“kami sengaja memberikan mereka snack dan fasilitas renang gratis kepada anak anak yang berani divaksin” ungkap Martinus Budi Sales Marketing Manager d’Emmerick. Dalam kegiatan kali ini pihak manajemen sengaja mengandeng Polres Salatiga.

Kegiatan ini sebagai upaya dari d’Emmerick untuk mendukung pemerintah dalam upaya percepatan vaksin bagi anak sekolah.

Martinus Budi Sales Marketing Manager saat diwawancarai Rasika

Sementara itu Daniel Hutabarat warga Tingkir mengaku dirinya tidak takut saat mengikuti kegiatan Vaksin kali ini, dia datang bersama orang tuanya untuk kemudian renang bersama temanya satu sekolah yang lain.

“Saya tertarik Vaksin disini karena dapat snack dan bisa renang gratis, apalagi teman saya yang lain juga ikut” ungkap Hutabarat.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]