KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jajaran Polri Apresiasi Aksi Spontanitas Pelajar SMP Melancarkan Arus Lalin Saat Bus Terbakar

Jajaran Polri Apresiasi Aksi Spontanitas Pelajar SMP Melancarkan Arus Lalin Saat Bus Terbakar

Jajaran Polri Apresiasi Aksi Spontanitas Pelajar SMP Melancarkan Arus Lalin Saat Bus Terbakar

SEMARANG – Aksi spontanitas pelajar SMP yang membantu melancarkan arus lalulintas pada saat Bus Trans Semarang mengalami kebakaran di Halte Bukitsari, Banyumanik Kota Semarang mendapat apresiasi dari jajaran kepolisian.

Pemberian reward sebagai bentuk apresiasi Polri tersebut diberikan Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit di SMP 30 Semarang yang disaksikan langsung ratusan siswa dan para pengajar di sekolah tersebut

Siswa pemberani yang mendapat reward adalah M. Luthfi Farchan seorang pelajar kelas IX  SMP Negeri 30 Kota Semarang.

Atas aksinya yang berani dan sangat simpatik tersebut, Kasatlantas juga menyampaikan apresiasi dari Kapolda Jateng, Dirlantas Polda Jateng serta Kapolrestabes Semarang.

Kasatlantas berharap aksi Luthfi dapat menjadi contoh bagi baik untuk pelajar dan masyarakat.

“Harapan kedepan, adik kita Muhammad Luthfi bisa menjadi contoh suritauladan bagi  pelajar se-Indonesia terkhusus Kota Semarang juga masyarakat pada umumnya,”tuturnya

Kasatlantas juga menilai aksi Luthfi itu tak hanya menunjukkan keberanian dan spontanitas seorang pelajar, namun juga kepedulian atas situasi darurat yang ada di lingkungan sekitarnya

“Maka dari itu kami memberi apresiasi atas aksi beraninya pada saat terjadi kebakaran bus dalam membantu masyarakat melancarkan arus lalu lintas pada saat pak polantas sedang menuju TKP,” lanjutnya.

Sebelumnya Luthfi sempat viral melalui postingan Instagram @kejadiansmg, dimana dalam postingan itu terlihat Luthfi  masih menggunakan seragam sekolah dengan menggendong tas untuk mengatur lalu lintas sekitar pukul 17.00 WIB sesaat setelah  Bus Rapid Transit (BRT) Kota Semarang, Jawa Tengah terbakar pada Senin (29/8) lalu.

Berdasar pantauan pada Rabu (31/8) pagi, aksi berani Luthfi itu telah ditonton hampir 90 ribu dan mendapat 8700 likes dari warganet. Ratusan komentar positif juga turut membanjir memuji aksi simpatiknya tersebut.

Terkait pemberian terhadap Luthfi di atas, Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan pihaknya berharap momentum tersebut memberikan inspirasi positif bagi para pelajar untuk terus berprestasi dan berani tampil dalam membantu kesulitan masyarakat di sekitarnya.

“Aksi-aksi positif generasi muda seperti yang dilakukan Luthfi amat bermanfaat dan menginspirasi publik. Tentu saja kami beserta seluruh jajaran Polri sangat berbangga dan turut memberikan apresiasi,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]