URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka mendukung upaya menekan angka dan fatalitas kecelakaan lalu lintas, Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melaksanakan survei dan penilaian lokasi Blackspot Therapy di wilayah Kota Salatiga, salah satunya di Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (01/09/2026).

Kegiatan penilaian Blackspot Therapy tersebut dipimpin oleh Kompol Mustakim, selaku Ketua Tim, bersama anggota Tri Budi Hartoti, Siharyanto.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Tim Polda Jateng didampingi oleh Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulityanta, Kanit Kamsel Satlantas Polres Salatiga IPDA Muhamad Ali beserta anggota.

Setibanya di lokasi, tim melakukan pengecekan dan penilaian secara langsung terhadap Jalur Penyelamat yang berada di ruas Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik dan geometrik jalan, karakteristik medan, kelengkapan rambu-rambu serta marka jalan, sarana prasarana keselamatan lalu lintas, hingga kondisi lingkungan sekitar.

Jalur Penyelamat tersebut merupakan salah satu fasilitas keselamatan yang memiliki peran penting dalam upaya mitigasi kecelakaan lalu lintas, khususnya untuk mengantisipasi kendaraan yang mengalami gangguan fungsi pengereman saat melintasi ruas jalan dengan karakteristik turunan.

Selain melakukan pengecekan sarana dan prasarana, tim juga mengamati situasi lalu lintas serta kondisi di sekitar lokasi untuk memperoleh gambaran secara menyeluruh mengenai tingkat kerawanan dan faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulityanta bersama Kanit Kamsel dan personel Satlantas memberikan pendampingan sekaligus informasi kepada Tim Polda Jateng terkait karakteristik lokasi, kondisi lalu lintas, serta langkah-langkah mitigasi yang telah dilakukan di kawasan tersebut.

Penilaian Blackspot Therapy ini merupakan bagian dari upaya mitigasi kecelakaan lalu lintas guna menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.

Hasil penilaian nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan penyusunan rekomendasi dalam menentukan langkah penanganan lebih lanjut terhadap lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan kecelakaan.

Penanganan dapat dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana keselamatan, rekayasa lalu lintas, maupun langkah preventif lainnya bersama instansi terkait.

Polres Salatiga terus berkomitmen mendukung program keselamatan lalu lintas melalui pemetaan, pencegahan dan penanganan lokasi rawan kecelakaan secara berkelanjutan.

Dengan adanya penilaian dan evaluasi secara langsung ini, diharapkan Jalur Penyelamat JLS Salatiga dapat semakin optimal dalam memberikan perlindungan kepada pengguna jalan, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan keselamatan berlalu lintas dan menekan angka serta fatalitas kecelakaan di Kota Salatiga.

BACA JUGA :

Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved