KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Napi dan Petugas Lapas Perempuan Semarang Tampil Memukau dengan Busana Karya Sendiri

Napi dan Petugas Lapas Perempuan Semarang Tampil Memukau dengan Busana Karya Sendiri

Napi dan Petugas Lapas Perempuan Semarang Tampil Memukau dengan Busana Karya Sendiri

SEMARANG – Narapidana (Napi) dan Perugas Lembaga Permasyarakat (Lapas) Kelas II A Semarang tampil memukau dengan busana karyanya sendiri di fashion show busana dari desainer ternama.

Ada Lima napi dan tiga petugas lapas yang ikut fashion show. Mereka berlenggak lenggok di area lapangan layaknya seorang model professional, Selasa (8/11/2022).

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Semarang, Rini Sulistyowati menerangkan fashion show kali ini merupakan ajang menunjukan karya dari napi perempuan. Ia mengaku karya napi ini hasil belajarnya yang kemudian ditularkan kepada para napi.

“Saya berguru terkait desain dengan desainer bu Entin. Lalu saya ajarkan kepada para napi,” terangnya kepada wartawan.

Menurutnya, dengan karya ini bisa menjadi modal bagi para napi ketika selesai menjalani masa pidana. Napi bisa memiliki bakat dalam membuat karya.

“Mereka jadi punya kompetensi diri untuk menyambung kehidupan setelah bebas,” paparnya.

“Nantinya masyarakat punya kepercayaan dengan napi bahwa dengan punya kompetensi, mereka tidak akan mengulangi kesalahannya,” tambahnya.

Dia berharap ilmu yang diberikan ini bisa dimanfaatkan oleh napi sehingga siap kembali di tengah masyarakat. “Perlu diingat, napi tidak selamanya di lapas. Hanya sementara. Pergunakan transfer ilmu dengan baik,” tandasnya

Desainer ternama dari Kanada, Entin Gartini mengapresiasi karya napi Lapas Perempuan Semarang.

“Saya mengapresiasi karya ini. Tidak menyangka karya napi bisa bagus sekali,” kata wanita Asal Semarang yang telah tinggal di Kanada selama 12 tahun tersebut.

Salah seorang napi, NR (25) mengakui kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dirinya dan napi lain. Ia berharap kegiatan ini rutin dilakukan.

“Tentu senang ya ada fashion show, bisa explore fashion. Sangat bermanfaat untuk menghabiskan masa penjara,” kata terpidana kasus narkotika 7 tahun ini.

“Yang saya pakai adalah batik ecoprint. Itu karya saya sendiri. Kemampuan membuat karya ini sangat bermanfaat untuk saya ketika nanti selesai masa pidana,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
[pekok2]