KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Seorang Pria Diamankan Usai Lakukan Vandalisme di Jalan MT Haryono

Seorang Pria Diamankan Usai Lakukan Vandalisme di Jalan MT Haryono

Seorang Pria Diamankan Usai Lakukan Vandalisme di Jalan MT Haryono

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Seorang pria diamankan oleh kepolisian lantaran melakukan aksi vandalisme di akses Jalan MT Haryono atau Jalan Mataram Kecamatan Semarang Tengah tepatnya di depan Kampung Tiber RW 5 Kota Semarang. Tulisan Vandalisme tersebut, yakni, ‘Polrestabes Jagalah Sopan Santun’, ‘YSKI. Hati – Hati’, dan Ngeri2, SMG, Jateng’.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Indra Romantika mengatakan, dalam perkara ini pihaknya mengamankan warga Kampung Tiber, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Semarang Timur yang bernama Handoko.

Menurutnya, pria berusia 50 tahun itu memiliki gangguan kejiawaan karena tanpa berfikir menuliskan beberapa kata menggunakan cat tembok di jalan pada Rabu (18/1/2023). Ditambah dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan keluarga, pelaku juga sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

“Kami bersama Kapolsek Semarang Timur, melakukan penyelidikan di lokasi aksi Vandalisme di Jalan Mataram. Dari penyelidikan di lapangan, dapati informasi bahwa pelaku ini mengalami gangguan kejiwaan,” ujar Indra saat dikonfirmasi, Kamis (19/1/2023).

Indra menambahkan, pelaku ternyata juga sempat bekerja sebagai tukang kebun di rumah Dinas salah seorang perwira kepolisian, dan juga Polrestabes Semarang. Disisi lain, saat ini Handoko diamankan ke Mapolsek Semarang Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari keterangan keluarganya, pelaku pernah bekerja di Rumah Dinas Jalan Kartini dan Polrestabes Semarang. Dan untuk penyelidikan lebih lanjut pelaku diamankan di Mapolsek Semarang Timur,” katanya.

Dalam penanganan vandalisme tersbeut, petugas dibantu warga sekitar, tulisan tersebut kemudian dibersihkan menggunakan air sabun. Salah seorang warga, Surono, menjelaskan dirinya sempat mengingatkan Handoko untuk tidak melakukan hal itu namun dihiraukan.

“Waktu coret coret, sudah saya ingatkan. Waktu itu dia juga bawa benda mirip gobang. Saya tegur, dia kabur dan sempat terjatuh,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
GIIAS Semarang 2026 menyiapkan tiga pilihan parkir bagi pengunjung di Gedung Muladi Dome UNDIP, area belakang SPBU UNDIP, dan sepanjang Jalan Banyu Putih Raya. Parkir utama menampung lebih dari 780 kendaraan, sementara area tambahan berkapasitas hingga 200 kendaraan. Pengunjung dari Jalan Banyu Putih Raya juga mendapat fasilitas shuttle bus gratis.
Ini Tempat Parkir GIIAS 2026 Semarang
[pekok2]