KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Akibat Sakit, Sopir Truk Meninggal di SPBU Osamaliki Salatiga

Akibat Sakit, Sopir Truk Meninggal di SPBU Osamaliki Salatiga

Akibat Sakit, Sopir Truk Meninggal di SPBU Osamaliki Salatiga

Seorang sopir truck diketahui meninggal dunia di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Salatiga pada Rabu, 18 Oktober 2023. Polres Salatiga menyatakan bahwa kematian tersebut diduga akibat sakit, dengan hasil pemeriksaan medis menunjukkan riwayat penyakit jantung. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban.
Foto dok Polres
Petugas Polres Salatiga memeriksa sopir truk yang ditemukan tewas di SPBU Osamaliki, Kota Salatiga

RASIKAFM. COM | SALATIGA – SPM, Seorang sopir truck meninggal dunia di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Osamaliki, Kota Salatiga pada Rabu, 18 Oktober 2023. Diduga, pria warga Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang itu tewas karena sakit.

Kasi Humas Polres Salatiga, Iptu Henri Widyoriani, menjelaskan bahwa mayat SPM pertama kali diketahui operator SPBU yakni Nur Wahid Khasan Aji warga Pabelan, Kabupaten Semarang dan Arif Syaefudin warga Bugel, Kecamatan Sidorejo, Salatiga. Saat keduanya sedang bekerja melihat ada truk yang masuk ke SPBU dan parkir untuk beristirahat.

“Selang beberapa waktu kemudian, saksi Nur Wahid melihat sopir truk yang baru datang turun dari truk dan mendengar suara orang batuk yang berasal dari sebelah truk. Namun saksi tidak menghiraukan karena sedang mengisi BBM (bahan bakar minyak) kendaraan bermotor konsumen,” terangnya.

Selanjutnya, saksi Nur Wahid dan Arif Syaefudin melihat ada orang tergeletak di sekitar lokasi tempat parkir. Mereka langsung mengecek kondisi orang tersebut dan ternyata sudah meninggal dunia.

Peristiwa ini langsung dilaporkan ke Polres Salatiga. Sejumlah petugas kepolisian langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan medis yang dilakukan dokter RSUD Kota Salatiga Sherly Julia Zelika, penyebab kematian korban karena mempunyai riwayat penyakit jantung. Dari pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP