KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Supertangguh, Sekda Salatiga Serahkan Panci Hingga Uang Permodalan Kepada UMKM

Supertangguh, Sekda Salatiga Serahkan Panci Hingga Uang Permodalan Kepada UMKM

Supertangguh, Sekda Salatiga Serahkan Panci Hingga Uang Permodalan Kepada UMKM

Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Ir. Wuri Pudjiastuti, menyerahkan bantuan peralatan memasak, alat penetas telur, dan uang permodalan kepada UMKM di Kelurahan Kalibening dalam rangka program Supertangguh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Program ini diharapkan dapat meningkatkan derajat ekonomi dan kesehatan warga Kalibening.
Foto dok IST
Sekretaris Daerah Kota Salatiga Ir. Wuri Pudjiastuti menyerahkan panci dan peralatan memasak, alat penetas telur, hingga uang permodalan kepada UMKM di Kelurahan Kalibening.

[@]Sekretaris Daerah Kota Salatiga Ir. Wuri Pudjiastuti menyerahkan panci dan peralatan memasak, alat penetas telur, hingga uang permodalan kepada UMKM di Kelurahan Kalibening. Penyerahan tersebut dalam rangka pencanangan Supertangguh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, di Pendopo Kalibening, Senin (10/04/23).

Lurah Kalibening Buang Setyo Utomo saat menyampaikan sambutan berterima kasih atas program Supertangguh yang diampu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

“Program Supertangguh oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, insyaallah akan ada bantuan peralatan memasak, bantuan permodalan, bantuan kesehatan, serta Pemberian sambungan air bersih dari PDAM,” ungkap Buang.

“Kami yakin jika Supertangguh akan meningkatkan derajat ekonomi dan kesehatan warga Kalibening. Mohon maaf atas kesederhanaan penerimaan kami terhadap bapak ibu semua. Atas nama warga Kalibening menyampaikan selamat datang kepada ibu Sekda,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Diah Sulistiyo Rini Kepala SMK N 3 Salatiga yang membeberkan keinginannya agar sekolah yang dipimpinnya bisa berperan bagi masyarakat Kalibening.

“Mimpi kami adalah menjadikan Kalibening daerah penghasil salah satu tanaman unggulan buah semangka, dan Kalibening akan menjadi agrowisata. Sebagai informasi hasil tanaman oleh siswa tidak lagi memasarkan kepada masyarakat langsung atau ke pasar namun diambil langsung oleh perusahaan yang bekerjasama dengan SMKN 3. Kami akan tawarkan kepada masyarakat Kalibening menanam semangka menggantung, namun berat semangkanya tidak lebih dari 3 kg. Nanti perusahaan akan meminjami plastik green house agar hasil bisa baik,” tuturnya.

Wuri Pujiastuti dengan semangat memberikan dorongan kepada UMKM di Kalibening untuk lebih maju.

“Saya sebentar lagi pensiun dan saya nanti juga akan terjun ke bidang pertanian sebagai aktivitas. Saya sudah studi banding di Yogyakarta terkait perkebunan kelengkeng. Sekarang ini saya memiliki 30 pohon, dan 50 persen sudah berbuah semua, ini sudah mau dibungkus jaring. Saya pernah mencoba menanam melon namun gagal, dan cepat-cepat banting setir menanam kelengkeng. Kepada PT Fertindo mohon jangan hanya menjelaskan lewat slide saja, para petani tidak akan paham. Jadi tolong terjun dan damping langsung para petani,” pinta Wuri Pujiastuti.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]