KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Atasi Kekeringan, Relawan SHS (Sedulur Haji Sjaichul) Bagikan Air Bersih Gratis Setiap Hari ke Warga yang Alami Kekeringan

Atasi Kekeringan, Relawan SHS (Sedulur Haji Sjaichul) Bagikan Air Bersih Gratis Setiap Hari ke Warga yang Alami Kekeringan

Atasi Kekeringan, Relawan SHS (Sedulur Haji Sjaichul) Bagikan Air Bersih Gratis Setiap Hari ke Warga yang Alami Kekeringan

Salah satu kegiatan relawan SHS malam hari saat bagi air gratis kepada warga Foto dok IST

RASIKAFM.COM | BANCAK – Ada kegiatan positif yang dilakukan warga di Kabupaten Semarang saat musim kemarau panjang seperti sekarang ini.

Ya………cara unik itu dilakukan oleh H. Sjaichul Hadi, S.Pt. bersama Relawan SHS.

Seorang mantan kepala Desa 3 periode yang kini maju sebagai Caleg dari PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Dapil 3.

Sjaichul sejak sebulan lalu aktif membagikan air bersih secara gratis ke beberapa Dusun yang ada diwilayah Bancak.
Diantaranya ke Desa Plumutan (Dusun Gagan, Gandri, Kalisari, Karangwuni dan Krajan). Desa Bantal (Dusun Mungkruk) dan Desa Bancak (Dusun Banyutarung dan Gunungjayan)

Kepada wartawan Sjaichul mengaku prihatin atas kekeringan yang melanda warganya, semoga segera datang musim penghujan.

Menurutnya air bersih itu dibagikan kepada warga yang membutuhkanya secara gratis, melalui kelompoknya Relawan SHS atau Sedulur Haji Sjaichul dengan 3 armada, yakni mobil L 300 yang bisa muat 2 tangki isi 2000 liter serta 2 mobil Phanter 1000 literan.

Sjaichul Hadi, S.Pt. bersama keluarga

“Semua kegiatan droping air dilakukan relawan SHS dan PAC dan Rantuing PDI Perjuangan Kec. Bancak mulai siang sampai malam, bahkan pernah kami mendroping sampai 18 ribu liter air sampai dinihari” kata Alumni IPB 2022 ini.

Di tengah persiapanya maju sebagai caleg, Kini mantan Kepala Desa Boto 3 periode itu selalu memantau kegiatan SHS dari pagi sampai malam.

Sementara saat disinggung soal pemberian air gratis kepada warganya, semata mata karena dia tidak ingin warganya kekurangan air.

Menurut bapak 2 anak Muhammad Sultan Shaka Airlangga dan Muhammad Baginda Aksa Rajendra ini, Air sumur bor itu dia ambil disumber air milik keluarga besarnya di Dusun Krasak Desa Boto.

“Kami hanya modal BBM, armada dan makan untuk relawan karena airnya sudah tersedia, semoga bermanfaat”  tutupnya.

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]