URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Semarang bersama berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi seperti PMI dan PDAM bergerak cepat mengatasi masalah kekeringan akibat fenomena El Nino. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memastikan distribusi air bersih berjalan lancar dengan armada yang siap sedia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pendistribusian Rutin Air Bersih di Wilayah Terdampak Kekeringan oleh Pemerintah Kota Semarang

Pendistribusian Rutin Air Bersih di Wilayah Terdampak Kekeringan oleh Pemerintah Kota Semarang

Pendistribusian Rutin Air Bersih di Wilayah Terdampak Kekeringan oleh Pemerintah Kota Semarang

Foto: Dok./IST
Penyaluran bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kota Semarang.
featured-img

Semarang – Pemerintah Kota Semarang telah mengambil tindakan tegas dalam mengatasi masalah kekeringan yang disebabkan oleh fenomena El Nino. Berkolaborasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), serta instansi penting lainnya seperti PMI dan PDAM, telah dilakukan distribusi air bersih ke berbagai wilayah di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu,  telah memastikan ketersediaan armada yang siap sedia untuk memastikan distribusi air bersih berjalan lancar dan efisien di seluruh wilayah yang membutuhkan. Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadapi tantangan kekeringan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Setiap harinya terdapat 10 armada, tiga armada dari Dinas Pekerjaan Umum, dua armada dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), empat dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dan satu armada dari PMI. Jumlah tersebut sangatlah memadai sehingga Insya-Allah tidak ada kendala dalam hal pendistribusian air bersih,” tegas Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu belum lama ini.

Menurut Mbak Ita, pendistribusian air bersih ini dilaksanakan secara kolaboratif. Dijelaskannya, apabila terdapat permintaan air bersih, maka Dinas PU, Disperkim, dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dan PMI akan mendukung distribusi air bersih ke lokasi terdampak kekeringan.

Bahkan menurut Kepala Markas PMI Kota Semarang, Mugiyanto, sejak akhir Juli sampai dengan bulan ini, pihaknya rutin mendistribusikan air bersih ke wilayah yang terdampak. “Total sampai dengan saat ini, sebanyak 135 tangki air telah kita distribusikan kepada masyarakat. Kita fokus di empat wilayah di Kota Semarang yang paling besar terdampak kekeringan, yakni Kecamatan Banyumanik, Kacematan Tembalang, Kecamatan Mijen, dan Kecamatan Ngaliyan,” terang Mugiyanto.

Dengan alasan kemanusiaan, pihaknya bahkan juga mengirimkan bantuan distribusi air bersih hingga ke wilayah perbatasan Semarang dan Ungaran. “Untuk mobil operasional yang dimiliki PMI sebanyak satu unit mobil tangki, untuk pelayanan satu hari bisa tiga kali menyesuaikan permintaan dari masyarakat,” pungkas Mugi.

Dalam seminggu terakhir, hingga Selasa (31/10/2023) besok, sesuai jadwal pihaknya telah mendistribusikan air bersih di beberapa wilayah seperti Kelurahan Jangli, Tandang, Meteseh, Gondoriyo, Kedungpane dengan kapasitas tangki masing-masing 5.000 liter.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara