KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak

Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak

Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak

DEMAK – Seorang remaja perempuan asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang selama hampir sepekan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Minggu (2/8/2026) malam.

Remaja bernama Shely Visesa (19) tersebut berhasil ditemukan setelah adanya koordinasi antara Polres Sukabumi dan Polres Demak menyusul laporan orang hilang yang diterima melalui layanan Call Center Polri 110.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, setelah menerima informasi tersebut, personel Polres Demak langsung menyebarkan identitas serta ciri-ciri Shely kepada seluruh Polsek jajaran untuk mempercepat proses pencarian.

“Sesaat setelah informasi kami terima, personel langsung bergerak dengan menyebarkan identitas dan ciri-ciri korban kepada seluruh Polsek jajaran. Langkah cepat itu akhirnya membuahkan hasil karena yang bersangkutan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” kata AKBP Samel, Senin (3/8/2026).

Informasi dari Polres Sukabumi diterima operator Call Center 110 Polres Demak pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 19.10 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, Shely diduga berada di wilayah Kabupaten Demak setelah hampir satu minggu tidak kembali ke rumah.

Piket Pamapta Polres Demak kemudian meneruskan informasi dan ciri-ciri Shely kepada seluruh Polsek jajaran.

Pencarian membuahkan hasil pada Minggu malam sekitar pukul 22.45 WIB. Seorang perempuan datang ke Mapolsek Mranggen dengan ciri-ciri yang sesuai dengan informasi orang hilang yang sebelumnya diterima petugas.

Anggota Polsek Mranggen kemudian berkoordinasi dengan piket Pamapta Polres Demak untuk melakukan verifikasi dan memastikan identitas perempuan tersebut.

Setelah identitasnya dipastikan sebagai Shely, polisi segera menghubungi pihak keluarga. Heri Kurnia, paman Shely yang saat itu tengah mencari keponakannya di wilayah Demak, kemudian datang ke Polsek Mranggen dan memastikan bahwa perempuan tersebut adalah anggota keluarganya yang dilaporkan hilang.

Menurut keterangan keluarga, Shely meninggalkan rumahnya di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (27/7/2026) dengan alasan hendak bekerja. Namun hingga malam hari, Shely tak kunjung kembali sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cibadak.

Pada Jumat (31/7/2026), Shely sempat menghubungi keluarganya dan mengaku berada di Kabupaten Demak dalam kondisi panik, lemas, serta belum makan.

Keluarga kemudian mengirimkan uang dan meminta Shely mendatangi kantor polisi terdekat sembari menunggu dijemput. Namun setelah itu komunikasi kembali terputus karena telepon selulernya tidak lagi aktif.

Setelah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, Shely bersama pamannya untuk sementara berada di Polsek Mranggen sambil menunggu kedatangan anggota keluarga lainnya dari Sukabumi.

Kapolres Demak menyebut keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi lintas wilayah dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Kami bersyukur Shely dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Sinergi antarsatuan kepolisian menjadi kunci dalam setiap penanganan laporan, sehingga masyarakat bisa segera memperoleh kepastian dan bantuan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila mengalami kejadian serupa,” pungkasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]