KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam

Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam

Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam

Proses evakuasi korban tengelam

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Warga desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran digegerkan dengan adanya orang tenggelam di ‘dam air’ Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton pada Senin (03/08/2026) sore. Korban tenggelam diketahui berinisial MYN (21) asal Kabupaten Purworejo. Kabar adanya orang tenggelam ini langsung sampai ke warga yang kemudian berdatangan di Sungai Kalimojo itu.

Informasi yang dihimpun awak media di lokasi kejadian menyebutkan bahwa saat itu korban dan rekannya datang ke Sungai Kalimojo itu untuk bermain. Rekan korban yakni NH (21) merupakan warga Sekunir, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Sesampainya di Sungai Kalimojo itu, korban langsung siap-siap akan bermain di sungai itu.

“Saya melihat ada dua remaja datang dan mendekat ke Sungai Kalimojo. Salah satunya, langsung bersiap untuk masuk ke sungai. Dan, benar salah satu remaja itu langsung terjun ke dalam sungai, ternyata tidak bisa berenang dan langsung tenggelam. Rekan korban pun langsung memberikan pertolongan namun tidak berhasil. Kemudian teman korban minta bantuan warga sekitar untuk mencari korban tenggelam itu dan akhirnya berhasil ditemukan namun sudah meninggal dunia,” terang Muh Nasikun (47) warga Tegalwaton.

Sementara itu, Kapolsek Tengaran Iptu Budi Prihanto membenarkan adanya orang tenggelam di Sungai Kalimojo tersebut. Yang telah berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Petugas Polsek Tengaran setelah menerima informasi adanya orang tenggelam itu langsung mendatangi lokasi kejadian, bahkan dibantu juga petugas PMI dan relawan. Setelah korban berhasil dievakuasi, jenazahnya langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]