URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang remaja berinisial MYN (21), warga Kabupaten Purworejo, meninggal dunia setelah tenggelam di dam Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026) sore. Korban diduga tenggelam usai melompat ke sungai saat bermain bersama rekannya, kemudian dievakuasi oleh warga, polisi, PMI, dan relawan sebelum dibawa ke rumah sakit.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam

Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam

Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam

Proses evakuasi korban tengelam
featured-img

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Warga desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran digegerkan dengan adanya orang tenggelam di ‘dam air’ Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton pada Senin (03/08/2026) sore. Korban tenggelam diketahui berinisial MYN (21) asal Kabupaten Purworejo. Kabar adanya orang tenggelam ini langsung sampai ke warga yang kemudian berdatangan di Sungai Kalimojo itu.

Informasi yang dihimpun awak media di lokasi kejadian menyebutkan bahwa saat itu korban dan rekannya datang ke Sungai Kalimojo itu untuk bermain. Rekan korban yakni NH (21) merupakan warga Sekunir, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Sesampainya di Sungai Kalimojo itu, korban langsung siap-siap akan bermain di sungai itu.

“Saya melihat ada dua remaja datang dan mendekat ke Sungai Kalimojo. Salah satunya, langsung bersiap untuk masuk ke sungai. Dan, benar salah satu remaja itu langsung terjun ke dalam sungai, ternyata tidak bisa berenang dan langsung tenggelam. Rekan korban pun langsung memberikan pertolongan namun tidak berhasil. Kemudian teman korban minta bantuan warga sekitar untuk mencari korban tenggelam itu dan akhirnya berhasil ditemukan namun sudah meninggal dunia,” terang Muh Nasikun (47) warga Tegalwaton.

Sementara itu, Kapolsek Tengaran Iptu Budi Prihanto membenarkan adanya orang tenggelam di Sungai Kalimojo tersebut. Yang telah berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Petugas Polsek Tengaran setelah menerima informasi adanya orang tenggelam itu langsung mendatangi lokasi kejadian, bahkan dibantu juga petugas PMI dan relawan. Setelah korban berhasil dievakuasi, jenazahnya langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara