KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ratusan Kilogram Alpukat Raib Digasak Pencuri, Warga Banyubiru Geram Bakar Mobil Pelaku

Ratusan Kilogram Alpukat Raib Digasak Pencuri, Warga Banyubiru Geram Bakar Mobil Pelaku

Ratusan Kilogram Alpukat Raib Digasak Pencuri, Warga Banyubiru Geram Bakar Mobil Pelaku

Pelaku pencurian kebun alpukat di Dusun Pagergedog, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, berhasil diamankan setelah warga melaksanakan kegiatan ronda malam. Mereka berhasil menggondol tiga karung alpukat, dan warga yang geram membakar mobil yang digunakan oleh pelaku.
Foto: dok. Humas Polres Semarang
Kondisi bangkai mobil pelaku pencurian alpukat di kebun warga Dusun Pagergedog, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru yang dibakar warga, Selasa (17/10/2023).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Warga Dusun Pagergedog, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang dibuat geram atas ulah AF (22) dan BK (27). Pasalnya dua orang warga Kecamatan Bergas itu menggasak kebun alpukat milik warga. Tak tanggung-tanggung, mereka berhasil menggondol tiga karung alpukat yang diperkirakan mencapai 1 kuintal.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menyampaikan, dua pelaku itu berhasil diamankan pada Selasa (17/10/2023) oleh warga yang mengadakan kegiatan ronda malam.

“Pencurian diperkirakan terjadi pada pukul 01.00 WIB. Pelaku diketahui oleh warga yang melakukan patroli ronda malam dan saat ini sudah diamankan pihak Polsek Banyubiru,” jelas Oka dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/10/2023).

Dijelaskan Oka, saat melancarkan aksi pencurian alpukat itu pelaku menggunakan satu unit mobil bernopol H 1849 QC. Warga yang terlanjur geram, melampiaskan amarahnya dengan membakar mobil pelaku.

“Sedangkan dua pelaku berhasil diamankan sehingga tidak turut menjadi sasaran amukan warga,” jelasnya.

Sementara Kapolsek Banyubiru AKP Sungkowo menuturkan sesaat setelah aksi pencurian terjadi, warga melaksanakan ronda malam dan berhasil mengamankan satu orang pelaku. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada pihak Polsek Banyubiru.

“Tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB, personel bersama warga melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan kembali satu pelaku yang bersembunyi di kebun alpukat,” terangnya.

Berdasarkan keterangan dari para saksi, kebun alpukat yang menjadi sasaran pencurian adalah milik Mahfudi (60) dan Yanto (48), warga Dusun Pagergedog.

“Saat ini pelaku masih kami amankan di Polsek Banyubiru untuk dimintai keterangan,” imbuhnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]