KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi

Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi

Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi

Aksi saling dorong terjadi antara massa pendemo dengan personel kepolisian dalam kegiatan sispamkota pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Semarang yang digelar di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Rabu (14/10/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polres Semarang menyiapkan hampir 500 personel untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Semarang pada 14 Desember 2026. Selain mengantisipasi konflik antar pendukung calon, kepolisian juga mewaspadai praktik botoh atau perjudian dalam kontestasi politik tingkat desa.

Kesiapan tersebut ditandai dengan upacara gelar pasukan Operasi Aman Desa 2026 yang digelar di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (14/10/2026). Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan gangguan kamtibmas untuk menghadapi berbagai kemungkinan situasi selama tahapan hingga pelaksanaan Pilkades.

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, ratusan personel tersebut telah menjalani pelatihan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi situasi kontinjensi yang berpotensi mengganggu jalannya Pilkades.

“Kegiatan ini merupakan bentuk latihan sekaligus kesiapan personel Polres Semarang dalam menghadapi gangguan atau situasi kontinjensi menjelang kegiatan Pilkades di Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Menurut Heru, upaya menjaga situasi tetap kondusif juga dilakukan melalui patroli rutin dan razia penyakit masyarakat, termasuk peredaran minuman keras (miras). Langkah tersebut dilakukan karena konsumsi miras dinilai menjadi salah satu faktor pemicu gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.

“Ada beberapa botol minuman keras dari berbagai jenis. Nanti akan kita rilis apabila sudah kita laksanakan dan hasilnya sudah maksimal,” jelasnya.

Selain itu, patroli ditingkatkan di kawasan permukiman, jalan raya, hingga jalan tol. Kepolisian juga melakukan langkah cipta kondisi untuk mengantisipasi potensi tawuran yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah lain.

“Pengamanan dilakukan seiring tahapan Pilkades yang sedang berlangsung. Pendampingan juga telah dilaksanakan sejak tahap awal penyusunan kebijakan hingga tahapan pendaftaran calon yang dijadwalkan berakhir pada 15 Oktober 2026,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menegaskan pentingnya mengantisipasi praktik botoh agar tidak mencederai proses demokrasi di tingkat desa. Pemerintah Kabupaten Semarang bersama jajaran Forkopimda telah melakukan koordinasi untuk mencegah masuknya praktik tersebut dalam Pilkades serentak.

“Kita berusaha memaksimalkan upaya untuk mengantisipasi jangan sampai hak pilih masyarakat nanti terbeli oleh botoh-botoh yang mungkin masuk di Kabupaten Semarang. Ini perlu diantisipasi bersama-sama,” tegasnya.

Pemkab Semarang, lanjut Ngesti, akan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat dengan melibatkan Forkopimda, Forkopimcam, serta pemerintah desa. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga keamanan dan kerukunan selama tahapan Pilkades berlangsung.

“Walaupun ada beda pilihan, beda pandangan, dan beda pendapat, kita harus saling menghormati, menjaga persatuan dan kesatuan, serta kerukunan agar situasi Kabupaten Semarang tetap kondusif,” tandasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
[pekok2]