KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Amankan Pemilu 2024, Polres Salatiga akan Terjunkan 300 Personil, Tidak Ada TPS Rawan

Amankan Pemilu 2024, Polres Salatiga akan Terjunkan 300 Personil, Tidak Ada TPS Rawan

Amankan Pemilu 2024, Polres Salatiga akan Terjunkan 300 Personil, Tidak Ada TPS Rawan

Dalam persiapan menjelang pemungutan suara Pemilu 2024 yang tinggal empat hari lagi, Polres Salatiga akan menerjunkan lebih dari 300 personil untuk menjaga tempat pemungutan suara (TPS). Tindakan ini diambil guna memastikan kelancaran proses pemungutan dan penghitungan suara.
Foto Arief Rasika
Kapolres Salatiga, Aryuni Novitasari

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2024 tinggal empat hari lagi, Polres Salatiga akan menerjunkan sebanyak 300-an personil untuk menjaga di tempat pemungutan suara (TPS).

Penjagaan itu dilakukan untuk memastikan jalannya pemungutan dan proses penghitungan surat suara berjalan dengan lancar.

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari menyebut, di Kota Salatiga ada 652 TPS. Berdasarkan penilaian bersama dengan KPU dan Bawaslu tidak ada TPS yang rawan. Namun pihaknya terus melakukan analisa terkait dengan kondisi TPS.

“Kami juga sudah melakukan apel gelar bersama linmas. Tiap TPS nantinya akan dijaga linmas dua orang dan dari anggota Polri akan keliling,” kata Kapolres, sabtu (10/2/2024).

Personil
juga akan ditempatkan di pos pengamanan yang berada di beberapa titik. Seperti Gudang KPU, Kantor KPU, dan Kantor Bawaslu.

“Kami juga tergabung dalam Satgas Gakumdu yang bersama dengan Bawaslu dan Kajari. Jika masyarakat memiliki laporan pelanggaran terkait pemilu, akan ditindak,” kata Kapolres.

Diakuinya, pihaknya bakal mengantisipasi laporan politik uang atau money politic, kampanye yang tidak sesuai tempatnya, penyebaran hoaks, dan ketidaknetralan ASN, TNI-POLRI.

“Sampai saat ini di Salatiga tidak ada laporan terkait itu. Kalau money politicmenjadi hal yang harus kita waspadai,” jelas AKBP Aryuni.

Kapolres juga berpesan kepada seluruh warga Kota Salatiga agar selalu menjaga kedamaian dan toleransi di Kota Salatiga. Beda pilihan boleh, namun yang terpenting tetap saling menghargai dan menjaga ketertiban dan ketenteraman.

“Beda pandangan boleh, beda pilihan boleh. Tapi kita harus tetap mempertahankan sikap warga yang toleran, aman, damai di Kota Salatiga,” tutup Kapolres.

Aryuni Novitasari saat berikan keterangan pers soal Pengamanan pemilu. (VidEo dok @galang_prms)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]