KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Angka Kemiskinan Naik Akibat Pandemi, Hendi: Kita Tidak Boleh Pasrah

Angka Kemiskinan Naik Akibat Pandemi, Hendi: Kita Tidak Boleh Pasrah

Angka Kemiskinan Naik Akibat Pandemi, Hendi: Kita Tidak Boleh Pasrah

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebut angka kemiskinan di Kota Semarang naik dari 3,98 persen menjadi 4,34 persen akibat pandemi Covid-19.

“Angka kemiskinan di Kota Semarang semakin turun, ya jumlahnya memang masih banyak, tapi pandemi ini (Covid-19) menghancurkan sendi-sendi perekonomian masyarakat,” kata Hendrar Prihadi saat memberikan sambutan pelantikan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Semarang di Ruang Komisi, Gedung Moch Ihsan Lt.8, Kota Semarang, Rabu (27/10/2021).

Meski dampak perekonomian akibat virus berbahaya tersebut merusak kemapanan masyarakat, Orang nomor satu di kota Semarang ini tetap memacu semua pihak untuk serius bekerja keras mengurusi persoalan sosial di masyarakat, “Kita tidak boleh hanya pasrah saja. Kita harus membantu warga yang masih pra sejahtera,” ajaknya.

Hendi, sapaan akrabnya juga mengapresiasi resminya kepengurusan baru IPSM Kota Semarang, “Saya ucapkan selamat Pak Dwi Santoso dan kawan-kawan yang telah resmi menjadi pengurus, namanya ikatan pekerja sosial, saya yakin semua akan membantu pemerintah dalam menagani persoalan sosial masyarakat,” tuturnya.

Dia juga mengakui para pelaku kegiatan sosial kemanusiaan tidak banyak. Sehingga sering kali orang yang sama di beberapa organisasi yang konsen di bidang sosial, “Memang banyak yang membantu pemerintah Kota Semarang, tapi hanya itu-itu saja. Ya gak apa-apa, itu artinya komitmen dalam sosial,” ungkapnya.

Menurutnya, PSM dapat berperan aktif dalam menyosialisasikan program-program pemerintah. Kemitraan in, kata dia, harus tetap kita bangun dengan baik.
Selain itu, Hendi juga menyoroti Pemkot Semarang yang pada tahun 2020 baru bisa memberikan dana insetif bagi satu orang PSM di tiap kecamatan. Karena itu dia berharap bisa ditingkatkan, “Tahun depan komplit 20 orang dikasih honor (insentif). Mudah-mudahan kerja (sosial) ini menjadi berkah bagi panjenengan,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Majlis Pembina Organisasi (MPO) IPSM Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi juga menyebut persoalan sosial yang ada di masyarakat bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja, tapi tanggung jawab bersama

“Banyak sekali program pemerintah untuk mengurangi persoalan sosial di tengah masyarakat, tapi panjenengan yang berada di tengah masyarakat tentu lebih tahu,” katanya.

Untuk itu, ia berharap PSM dapat bergerak dengan efektif untuk melaporkan, menangani persoalan yang ada di masyarakat. “Saya mengucapkan terima kasih, dan selamat bertugas kepada pengurus yang dilantik,” tutupnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]