KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Api Abadi Mrapen Kembali Menyala

Api Abadi Mrapen Kembali Menyala

Api Abadi Mrapen Kembali Menyala

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyalakan api abadi Mrapen di Grobogan. – Dok Pemprov Jateng

RASIKAFM – Api Abadi Mrapen yang sempat padam sejak September 2020 lalu kini kembali menyala Proses penyalaan Api Abadi Mrapen dilaksanakan pada Selasa 20 April 2021 oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ganjar menerangkan awalnya ia terkejut saat mendengar Api Abadi Mrapen padam pada September tahun lalu Ia pun langsung memerintahkan Dinas ESDM dan ahli-ahli geologis melakukan penelitian

Sementara itu Kepala Dinas ESDM Jateng Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan upaya penyalaan kembali Api Abadi Mrapen dilakukan dengan beberapa tahap Diantaranya survei geolistrik untuk mencari sumber api baru pelaksanaan pengeboran serta penemuan sumber gas dan api di kedalaman 40 meter Dengan cara itu Sujarwanto meyakini suplai gas untuk Api Abadi Mrapen bisa tercukupi dan diprediksikan akan tetap menyala hingga 40 tahun ke depan

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]