KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

ASN dan Warga Jateng Diminta Tak Berwisata Saat Libur Isra Miraj dan Nyepi

ASN dan Warga Jateng Diminta Tak Berwisata Saat Libur Isra Miraj dan Nyepi

ASN dan Warga Jateng Diminta Tak Berwisata Saat Libur Isra Miraj dan Nyepi

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

RASIKAFM – Pemerintah Pusat melarang seluruh Aparatur Sipil Negara dan keluarganya bepergian ke luar kota saat libur Isra Miraj dan Hari Raya Nyepi, 10-14 Maret 2021. Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran kasus Covid-19.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendukung kebijakan pusat itu dan meminta seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jateng mengikuti dengan kesadaran penuh. Ganjar menegaskan, akan memanggil ASN yang nekat bepergian ke luar kota tanpa alasan penting dan telah mendapatkan izin. Tak hanya kepada ASN, warga Jawa Tengah juga diharapkan tidak pergi ke luar kota saat libur nanti. Mereka diminta liburan di rumah bersama keluarga dan menghindari kerumunan.

Ganjar mengatakan, untuk warga Jateng pihaknya optimis kebijakan mengurangi mobilitas saat libur nanti dapat berjalan dengan baik. Sebab beberapa kali dilakukan uji coba, hasilnya lumayan berhasil.

Ganjar menyatakan, pihaknya juga berterimakasih pada pemerintah pusat yang memangkas cuti bersama pada dua perayaan besar agama itu. Pemerintah menyatakan tanggal 12 Maret atau hari kejepit yang awalnya mau diliburkan, tapi dibatalkan.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]