Kejar Target Vaksinasi Anak, Polres Semarang Sasar Lokasi Wisata
Memanfaatkan libur akhir pekan, Polres Semarang lakukan upaya jemput bola dengan giat vaksinasi anak di lokasi wisata.
Memanfaatkan libur akhir pekan, Polres Semarang lakukan upaya jemput bola dengan giat vaksinasi anak di lokasi wisata.
Sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengijinkan semua sekolah baik SD maupun SMP untuk menggelar sekolah tatap muka 100 persen dengan protokol kesehatan (prokes) ketat.
Akibat terjangan puting beliung tersebut, 7 kepala keluarga harus mengungsi ke tempat yang aman karena rumahnya mengalami kerusakan.
“Itu sebagai salah satu filter untuk membatasi mobilitas ASN agar tidak pergi ke luar daerah,” ucap Sekda Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto.
Setiap sudut ruangan diperiksa secara teliti oleh personil Sat Sabhara Polres Semarang dibantu anjing pelacak unit K-9.
Pantauan di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Semarang, stok kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) masih cukup untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun,” terang Kapolsek Ungaran AKP Gunawan Wibisono.
Polres Semarang menyiapkan stiker khusus yang nantinya akan ditempel di rumah warga yang memiliki anggota keluarga perantau dan diketahui mudik pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Saya instruksikan kepada para Kasatfung untuk mempersiapkan segala sesuatunya semaksimal mungkin, salah satunya kami bentuk satgas penanganan kecelakaan dan penekanan fatalitas kecelakaan,” tutur Kapolres semarang AKBP Yovan Fatika.
Beberapa formula yang disiapkan antara lain rekayasa one way, contra flow (lawan arus), kemudian mengefektifkan sejumlah jalur alternatif guna memecah konsentrasi kepadatan arus lalu lintas di jalur utama.