URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"Ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun," terang Kapolsek Ungaran AKP Gunawan Wibisono.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sebelas Tahun Pengabdian, Alumni Akpol 2010 Bantu Percepatan Kekebalan Komunal Pelajar SD

Sebelas Tahun Pengabdian, Alumni Akpol 2010 Bantu Percepatan Kekebalan Komunal Pelajar SD

Sebelas Tahun Pengabdian, Alumni Akpol 2010 Bantu Percepatan Kekebalan Komunal Pelajar SD

featured-img

UNGARAN – Elwin Hafiz Destha Wardana (9), pelajar kelas IV SD Islam Multiplus Ar-Rahiim Kajangan, Desa Kalongan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang tampak meringis menahan sakit saat divaksinasi Covid-19, Kamis (23/12/2021). Meski demikian, ia mengaku tidak merasa takut saat akan disuntik.

“Agak sakit, tapi nggak papa, nggak takut juga soalnya temannya banyak,” katanya.

Elwin bersama puluhan pelajar lainnya mendapatkan vaksinasi Covid-19 atas inisiasi Polsek Ungaran bersama alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2010 Batalyon Rinaksa Sakalamandala.

Kapolsek Ungaran AKP Gunawan Wibisono mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah untuk percepatan vaksinasi bagi kalangan pelajar usia 6-11 tahun.

“Polri dalam hal ini Polsek Ungaran menunjang program vaksinasi nasional. Hari ini ada 67 pelajar kelas III, IV dan VI yang divaksinasi,” terangnya.

Menurut Gunawan, saat ini hampir tidak ada kendala yang berarti terkait program vaksinasi. Masyarakat dinilai telah mendapatkan edukasi dengan baik pentingnya vaksinasi.

“Kendala hampir tidak ada ya, masyarakat semakin sadar betapa pentingnya vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunal. Khusus untuk pelajar di sini (SD Islam Multiplus Ar-Rahiim) nanti akan kita lanjut lagi usai liburan sekolah pada 3 Januari 2022,” jelasnya.

Selain program vaksinasi tersebut, Gunawan menambahkan pihaknya juga menyelenggarakan bakti sosial berupa penyerahan bantuan dan tali asih kepada pelajar, warga sekitar yang kurang mampu serta kaum difabel.

“Ini bentuk rasa syukur sebelas tahun pengabdian kami sebagai bagian dari alumni Akpol 2010 Batalyon Rinaksa Sakalamandala. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan meringankan beban saudara kita yang membutuhkan,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved