KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Banjir Purba Pekalongan, Ganjar: Penanganan Perlu Desain Khusus

Banjir Purba Pekalongan, Ganjar: Penanganan Perlu Desain Khusus

Banjir Purba Pekalongan, Ganjar: Penanganan Perlu Desain Khusus

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau banjir di Kota Pekalongan, Rabu (17/2/2021) Foto:/IST

RASIKAFM – Banjir yang menggenangi Kota Pekalongan, belum juga surut. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyebut perlu penanganan khusus untuk menangani banjir yang disebut para geolog banjir purba itu.

Ganjar menyebut salah satu faktor penyebab banjir di Kota Pekalongan yakni penurunan muka tanah. Kemudian ditambah dengan rob sehingga berpotensi menimbulkan genangan tinggi. terkait penataan kawasan dalam rangka penanganan banjir membutuhkan design yang khusus dan betul-betul sistematis untuk mengurai penyelesaian permasalahan banjir tersebut.

Terkait tanggul, sudah dubicarakan dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Dia pun memastikan proyek tanggul ini bakal diselesaikan. Di sisi lain, perlu koordinasi antara pemerintah pusat dengan daerah terkait penanganan banjir di Kota Pekalongan.

Ganjar menjelaskan, tanggul dan pompa menjadi upaya sementara dalam mengatasi persoalan banjir saat ini. Kedepannya, Pemkot Pekalongan sudah harus berkewajiban menata wilayahnya.

Provinsi bertanggungjawab menangani wilayah sungai. Sedangkan, pemerintah pusat melalui kementerian PUPR merencanakan membangun tanggul.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]