KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bank Jateng Syariah Buka Cabang di Yogyakarta, Perkuat Dukungan untuk UMKM

Bank Jateng Syariah Buka Cabang di Yogyakarta, Perkuat Dukungan untuk UMKM

Bank Jateng Syariah Buka Cabang di Yogyakarta, Perkuat Dukungan untuk UMKM

Bank Jateng resmi membuka Kantor Cabang Syariah di Yogyakarta, dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong bank pelat merah ini untuk merangkul komunitas muslim dan pelaku UMKM. Peresmian yang berlangsung pada Jumat, 21 Maret 2025, bertujuan memperluas layanan syariah di Yogyakarta, yang memiliki potensi ekonomi dinamis dengan sektor pendidikan, pariwisata, dan UMKM yang berkembang pesat. Kehadiran cabang syariah ini diharapkan dapat menjadi mitra investasi bagi masyarakat, bukan sekadar ekspansi bisnis.
Foto: Dok./IST
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan Kantor Cabang Syariah Bank Jateng di Yogyakarta pada Jumat, 21 Maret 2025.

RASIKAFM.COM | YOGYAKARTA – Bank Jateng resmi memiliki Kantor Cabang Syariah di Yogyakarta. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mendorong perbankan pelat merah itu merangkul komunitas muslim hingga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Peresmian kantor cabang baru itu sebagai strategi memperluas layanan syariah di wilayah yang memiliki potensi ekonomi yang dinamis. Yogyakarta dikenal sebagai pusat kota penndidikan, pariwisata serta UMKM yang berkembang pesat. Besarnya komunitas muslim di kota ini juga mencerminkan tingginya kebutuhan terhadap layanan perbankan syraiah.

“Peresmian cabang syariah di Yogyakarta ini bukan ekspansi tapi sebagai investasi dan partner di Yogyakarta. Bank syariah ini harus dijadikan budaya,” ujar Ahmad Luthfi usai peresmian, Jumat 21 Maret 2025.

Dalam kesempatan itu Ahmad Luthfi juga menekankan Bank Jateng harus memberikan kemudahan pada pelaku UMKM. Sektor ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah. Terbukti terus eksis meski terjadi pandemi beberapa tahun lalu.

Kemudahan pada UMKM harus diberikan agar mereka tak jatuh ditangan pinjol (pinjamam online) ilegal yang melanggar aturan. “Lawan pinjol ilegal, Bank Jateng harus berikan kemudahan pada umkm. Jangan sampai adanya pinjol yang melanggar hukum itu, UMKM terlilit. Bank Jateng akan kedepankan pinjaman pada UMKM,” lanjutnya.

Sejak Bank Jateng ditunjuk sebagai penyalur KUR Syariah pada 2020, telah menyalurkan lebih dari Rp 2,91 triliun untuk 15 ribu nasabah UMKM. Untuk tahun ini, kuota KUR Bank Jateng Rp 7 triliun, sebesar Rp 1,33 triliun pada KUR Syariah.

Plt Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro mengatakan, Bank Jateng konvensional dan syariah terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi keuangan yang lebih luwes bagi pengusaha, lembaga pendidikan islam dan sektor kesehatan yang berbasis syayiah.

Hal ini sejalan dengan visi Gubernur Jateng dalam membangun pertumbuhan ekonomi daerah berbasis kemandirian daerah yang berkelanjutan. Hal itu selaras dengan tagline “Ngopeni Ngelakoni Jateng”.

Kinerja Bank Jateng syariah sampai dengan 31 Desember 2024 total aset meningkat 9,83 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 7, 24 triliun. Pembiayaan Rp 4,26 triliun meningkat 17,19 persen dibanding tahun sebelumnya dan fokus di sektor UMKM.

Hal ini menunjukan komitmen Bank Jateng dalam mendukung ekonomi daerah karena menyadari peran penting UMKM dalam perekonomian daerah. “Oleh karena itu kami secara aktif meberikan dukungan melalui beberapa program, penyaluran ke UMKM,” katanya. (did)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]