KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bawaslu Kota Semarang Intensifkan Sosialisasi untuk Menekan Pelanggaran Pemilu

Bawaslu Kota Semarang Intensifkan Sosialisasi untuk Menekan Pelanggaran Pemilu

Bawaslu Kota Semarang Intensifkan Sosialisasi untuk Menekan Pelanggaran Pemilu

Foto: Dok./IST
Arief Rahman, Ketua Bawaslu Kota Semarang

Semarang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang telah mengungkapkan potensi munculnya pelanggaran menjelang pelaksanaan tahapan kampanye Pemilu 2024, yang berlangsung mulai 28 November hingga 8 Februari 2024. Ancaman terhadap netralitas aparatur Sipil Negara (ASN) dan praktik politik uang menjadi perhatian utama.

Arief Rahman, Ketua Bawaslu Kota Semarang, menyoroti urgensi pencegahan terhadap potensi pelanggaran dan peristiwa yang tidak diinginkan selama tahapan Pemilu 2024. Dalam upaya ini, Bawaslu telah memberikan arahan kepada 225 pengawas yang tersebar di 16 kecamatan dan 177 kelurahan. Tugas utama mereka adalah melakukan pengawasan ketat sebagai persiapan menghadapi tahapan kampanye Pemilu 2024.

“Kegiatan Apel pengawasan ini satu rangkaian berjenjang akan dilakukan juga oleh Bawaslu Provinsi, kemudian diteruskan nantinya oleh Bawaslu RI mendekati tahapan kampanye,” terangnya, saat memberikan sambutan kegiatan Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu 2024 di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Minggu (19/11/2023).

Arief Rahman berharap,  nanti Pemilu dapat berjalan dengan baik, lancar, aman dan damai.

“Sampai tahun 2023 ini, ada tiga kasus pelanggaran terkait netralitas ASN. Dua ASN dan satu orang PPPK. Kami sudah teruskan ke KASN, dan yang bersangkutan telah diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan,” ucapnya.

Berkaca pada Pemilu tahun 2019, pelanggaran netralitas ASN mengalami peningkatan. “Ada peningkatan, pada pada 2019 terdapat 45 kasus, dan tahun 2020 terakumulasi juga 45 kasus. Karena menerapkan pelanggaran dilajukan di sarana media sosial. Harapannya, dengan gencarkan sosialisasi kolaborasi dengan Pemkot Semarang pelanggaran bisa terminimalisir,” tandasnya.

[kabar-lainnya]
[elementor_kabar_terkini]

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 26 September 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 72 persen, dengan angin tenggara 9 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
26 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
[pekok2]