KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Berburu Takjil di Pasar “Bukan” Suruh

Berburu Takjil di Pasar “Bukan” Suruh

Berburu Takjil di Pasar “Bukan” Suruh

 

UNGARAN – Selama bulan ramadhan, warga Suruh, Kabupaten Semarang, memiliki tradisi yang cukup unik yaitu dengan mengubah jalan kampung menjadi sebuah pasar yang menjual aneka takjil dan makanan tradisional. Pasar yang hanya buka selama 3 jam ini selalu menjadi tujuan masyarakat dalam mencari takjil maupun lauk pauk untuk berbuka puasa.  Pasar yang diberi nama pasar “Bukan” ini mulai buka pukul 15.30 hingga pukul 18.00.

Farid As’ad, salah seorang tokoh masyarakat setempat menuturkan, pasar Bukan ini merupakan tradisi yang sudah ada sejak lama. Dahulu lokasinya berada di terminal Suruh. Seiring berjalannya waktu, pasar bukan yang menyajikan berbagai menu tradisional seperti lotek, lupis, jenang lemu, jenang candil, kolam dan sebagainya perlahan hilang. Oleh karena itu, ia bersama pemuda kampung setempat berniat menghidupkan kembali kuliner lokal dengan menghadirkan pasar bukan. saat ini setidaknya ada 55 pedagang baik warga lokal maupun warga dari luar kecamatan suruh yang menjajakan aneka makanan dan minuman.

Bagi masyarakat sekitar, adanya pasar Bukan menjadi salah satu hal yang menggembirakan di bulan ramadhan karena mereka bisa membeli aneka lauk pauk serta berbagai jenis takjil untuk hidangan buka puasa. Bagi anda yang hendak berburu takjil, tak ada salahnya berkunjung ke pasar bukan yang hanya buka setahun sekali. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]