KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

PDGI Cabang Salatiga gelar Baksos dan Edukasi Generasi Muda

PDGI Cabang Salatiga gelar Baksos dan Edukasi Generasi Muda

PDGI Cabang Salatiga gelar Baksos dan Edukasi Generasi Muda

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Salatiga bersama dokter gigi muda yang tergabung dalam Program Internship Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) menggelar penyuluhan kesehatan gigi di Panti Asuhan Ari’ayah, Kauman Lor, Pabelan, Kabupaten Semarang, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan diikuti puluhan anak panti asuhan dan santri pondok pesantren setempat. Para dokter gigi memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.

Materi yang disampaikan antara lain mengenai cara merawat gigi yang sakit, menjaga kebersihan gigi, serta kebiasaan sehari-hari yang dapat membantu menjaga kesehatan gigi agar tetap kuat dan sehat.

Tidak hanya penyuluhan, anak-anak juga diajak mempraktikkan langsung cara menggosok gigi yang benar. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok agar lebih mudah mengikuti arahan dari para dokter gigi yang mendampingi.

Melalui praktik tersebut, para peserta diharapkan dapat memahami langkah-langkah menyikat gigi yang tepat serta menjadikannya kebiasaan sehari-hari.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tali asih dari PDGI kepada pengurus panti asuhan dan pondok pesantren sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak di lingkungan tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua PDGI Kota Salatiga, drg Nunung Setyowati kepada pengurus panti.

Usai kegiatan, drg Nunung Setyowati mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari bakti sosial yang rutin dilaksanakan PDGI Kota Salatiga.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan bantuan, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan kepada generasi muda.

“Bakti sosial ini selain memberikan tali asih, juga memberikan edukasi kepada anak-anak agar mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang sehat dan kuat,” ujarnya.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]