URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kegiatan berbagi takjil digelar kontraktor PT BUCG HK Semarang Demak 1A bersama Rasika FM bagi pengendara di kawasan Kaligawe, Kota Semarang, pada Ramadan 2026 sebagai bentuk kepedulian kepada pengguna jalan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di tengah pembangunan proyek Tol Semarang–Demak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Proyek Tol Semarang–Demak Capai 90,7 Persen, Kontraktor Bagikan Takjil untuk Pengendara di Kaligawe

Proyek Tol Semarang–Demak Capai 90,7 Persen, Kontraktor Bagikan Takjil untuk Pengendara di Kaligawe

Proyek Tol Semarang–Demak Capai 90,7 Persen, Kontraktor Bagikan Takjil untuk Pengendara di Kaligawe

PT.BUCG HK Bersama RASIKAFM Berbagi Takjil di Kaligawe (12/3/2026)
featured-img

RASIKAFM SEMARANG – Progres pembangunan Tol Semarang–Demak terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga saat ini, progres konstruksi secara keseluruhan telah mencapai sekitar 90,7 persen.

Hal tersebut disampaikan Site Engineering Manager PT BUCG HK Semarang Demak 1A, Arief Bima dalam wawancara bersama Radio Rasika di sela kegiatan berbagi takjil kepada para pengendara di kawasan Kaligawe dan titik U-Turn Kubro, yang menjadi salah satu lokasi pekerjaan proyek tol.

Menurut Bima, untuk porsi pekerjaan yang ditangani pihaknya, progres konstruksi sudah mendekati 90 persen.

“Untuk pekerjaan kami sendiri sudah hampir 90 persen. Secara total bersama kontraktor BUCG progresnya sekitar 90,7 persen,” ujarnya.

Pekerjaan Utama Masuk Tahap Akhir

Ia menjelaskan sejumlah pekerjaan utama sudah memasuki tahap akhir. Mulai dari pembangunan area approach hingga pengaspalan sudah selesai dan kini telah tersambung menuju jalur elevated yang mengarah ke paket 1B.

“Pekerjaan di area approach sudah sampai tahap aspal, kemudian sudah tersambung ke elevated menuju paket 1B dan juga sudah masuk tahap pengaspalan,” jelasnya.

Jika proses berjalan sesuai rencana, sambungan konstruksi menuju paket 1B ditargetkan dapat rampung setelah Lebaran 2026, sekitar April 2026.

Pekerjaan Masih Berlangsung di Jalur Arteri

Meski sebagian pekerjaan utama hampir rampung, tim proyek masih melanjutkan beberapa pekerjaan lanjutan di jalur arteri sekitar kawasan proyek.

Beberapa titik yang saat ini sedang dikerjakan antara lain:

  • Jalan arteri di depan Masjid Kudus
  • Area depan White Coffee

Di lokasi tersebut, tim proyek tengah mengerjakan lean concrete (LC) serta pemasangan instalasi listrik.

“Dari sini sampai area lahan paket 1B sebenarnya sudah tersambung semua. Untuk porsi pekerjaan kami sampai struktur Pier 14 – Pier 15 juga sudah terhubung,” kata Bima.

Sementara pekerjaan yang berada di bawah tanggung jawab kontraktor BUCG saat ini masih berada pada tahap erection girder.

Tantangan di Jalur Lalu Lintas Aktif

Menurut Bima, salah satu tantangan terbesar dalam pengerjaan proyek ini adalah karena lokasi konstruksi berada di jalur lalu lintas aktif yang setiap hari dilalui berbagai jenis kendaraan.

“Kita bekerja di jalur lalu lintas aktif. Kendaraan yang melintas mulai dari motor sampai truk tronton dengan muatan besar. Itu menjadi tantangan kami untuk tetap menjaga pekerjaan berjalan sambil mengatur arus lalu lintas,” katanya.

Karena itu, tim proyek harus melakukan berbagai rekayasa lalu lintas serta pengaturan kendaraan agar pekerjaan tetap berjalan tanpa mengganggu mobilitas masyarakat.

Persiapan Pengamanan Arus Mudik

Menjelang Lebaran, pihak proyek juga menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung keselamatan pengguna jalan yang melintas di kawasan proyek.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • Pemasangan rambu-rambu keselamatan
  • Perbaikan jalan existing yang berlubang
  • Penambalan dan pemeliharaan jalan secara bertahap
  • Perbaikan jalan tersebut akan terus dilakukan hingga mendekati H-1 Lebaran.

“Kami juga menyiapkan tim di lapangan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas di segmen proyek,” ujarnya.

Setulus Hati Kolaborasi PT.BUCG HK Bersama RASIKA Berbagi Kasih di Bulan Ramadhan
Berbagi Takjil untuk Pengguna Jalan

Di sela aktivitas proyek, pihak kontraktor juga menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para pengendara yang melintas di kawasan Kaligawe, yang dikenal sebagai salah satu titik dengan lalu lintas cukup padat di Kota Semarang.

Menurut pihak PT BUCG HK Semarang Demak 1A, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang setiap hari melintas di area proyek.

Selain sebagai bentuk berbagi di bulan Ramadan, kegiatan ini juga menjadi upaya membangun kedekatan dengan masyarakat yang terdampak aktivitas pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.

Infrastruktur yang Dinantikan

Proyek Tol Semarang–Demak sendiri merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis yang sangat dinantikan masyarakat.

Selain diharapkan dapat mengurangi kemacetan di kawasan Kaligawe dan Genuk, jalan tol ini juga menjadi bagian dari upaya penanganan banjir rob yang kerap melanda kawasan pesisir Semarang.

Bima mengatakan pihaknya akan terus mengupayakan percepatan pembangunan agar sebagian jalur dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

“Kami mengupayakan percepatan agar sebagian jalur bisa dilalui secara bertahap pada tahun 2026,” katanya.

Pihak proyek juga mengimbau masyarakat yang melintas di kawasan proyek untuk tetap berhati-hati karena masih terdapat aktivitas konstruksi dan kendaraan berat di lokasi tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat yang melintas di area Kaligawe dan Genuk untuk lebih berhati-hati dan selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan