KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Berikan Rasa Nyaman Saat Melintas di Salatiga, Satlantas Kembali Musnahkan Ratusan Knalpot Brong

Berikan Rasa Nyaman Saat Melintas di Salatiga, Satlantas Kembali Musnahkan Ratusan Knalpot Brong

Berikan Rasa Nyaman Saat Melintas di Salatiga, Satlantas Kembali Musnahkan Ratusan Knalpot Brong

Kapolres Salatiga bersama Kasatlantas, saat menunjukkan knalpot brong hasil razia didepan media

Jajaran Polres Salatiga akhirnya memusnahkan 400 lebih knalpot brong dengan cara dipotong. Knalpot itu tidak sesuai standar pabrikan yang merupakan hasil penindakan selama tiga bulan terakhir.

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana mengatakan, penggunaan knalpot brong sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Untuk itu, pihaknya melakukan penertiban dan melarang semua bengkel memasangkan knalpot brong dan aksesoris motor lainnya yang tidak sesuai standar pabrikan.

“penggunaan knalpot brong sangat meresahkan, untuk itu kami terus melakukan edukasi kepada masyarakat dan pemilik bengkel agar menolak permintaan pemasangan knalpot brong,” kata Indra Mardiana saat giat pemusnahan knalpot brong Rabu 13 Juli 2022.

Kapolres mengatakan, penindakan terhadap penggunaan knalpot brong akan terus dilakukan karena mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan lainnya.

Pihaknya berharap dengan pemusnahan kali ini pengguna jalan yang melintas diwilayah hukum Polres Salatiga akan nyaman karena tidak terganggu suara bising knalpot.

Kapolres Salatiga saat jumpa pers

Sementara itu, bagi Bayu warga Ambarawa mengaku menggunakan knalpot tidak standart karena bisa menambah akselerasi laju motornya “kalo pakai knalpor Standart larinya kurang kenceng dan terkesan motor orang tua” ujar Bayu.

Meski demikian Bayu mendukung upaya yang dilakukan oleh Satlantas Salatiga tersebut

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
[pekok2]