KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Depresi Akibat di-PHK, Seorang Pemuda Nekat Lompat ke Sumur

Diduga Depresi Akibat di-PHK, Seorang Pemuda Nekat Lompat ke Sumur

Diduga Depresi Akibat di-PHK, Seorang Pemuda Nekat Lompat ke Sumur

UNGARAN – Warga lingkungan Rengas Tambakboyo Ambarawa Kabupaten Semarang digemparkan dengan aksi nekat pemuda setempat yang melompat ke dalam sumur, Kamis (23/9/2021) sekira pukul 10.00. Korban yang bernama Adi Setiawan (31) diduga mengalami depresi usai diberhentikan dari tempat ia bekerja sedangkan tak lama lagi akan melangsungkan pernikahan.

Budiyanto saksi kejadian menuturkan kronologi bermula saat ibu Adi hendak menyuapinya pada pagi hari sebelum peristiwa itu terjadi. Namun tiba-tiba korban marah dan ingin menggigit leher ibunya akan tetapi berhasil ditepis menggunakan tangan.

“Akhirnya yang digigit oleh Adi tangan ibunya karena berusaha menepis. Setelah itu lari ke perempatan alun-alun Tambakboyo dan berhasil dikejar warga hingga akhirnya dibawa pulang,” kata dia.

Sekira pukul 09.00, Adi yang berada di rumah kemudian kabur lagi menuju sebuah sumur milik Agus yang berlokasi tak jauh dari rumahnya. Agus yang melihat Adi mendekati sumur berusaha mengejar agar tak terjadi hal yang tak diinginkan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]