KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Panik, Terios Putih “Nyemplung” di Selokan Kridanggo Salatiga

Diduga Panik, Terios Putih “Nyemplung” di Selokan Kridanggo Salatiga

Diduga Panik, Terios Putih “Nyemplung” di Selokan Kridanggo Salatiga

Diduga panik hingga Hilang Konsentrasi, Mobil Terios Putih Terjun ke Selokan Kridanggo Minggu, 16 Januari 2022 sekitar jam 14.00

Kecelakaan tunggal itu terjadi di sekitar stadion Kridanggo, Mobil Daihatsu Terios H 1326 QK tiba-tiba menerobos trotoar dan terjun ke selokan.

Dalam konfirmasinya, Kasatlantas AKP Arfian Rizky melalui Kasubag Humas AKP Hari Slamet Triyanto menuturkan, kejadian nahas itu diperkirakan pukul 14.05 siang. Setelah kejadian, mobil kondisi berdiri dengan moncong mobil menghantam dasar selokan yang tidak banyak airnya. Lokasinya sendiri berada di Jalan Kridanggo, tepatnya sebelah timur Stadion Kridanggo, Kelurahan Mangunsari.

Mobil Daihatsu Terios H 1326 QK itu mengalami kerusakan cukup parah. Mobil nahas dikemudian Bonivasio Herindra Pratama, mahasiswa yang tinggal di Perum Kota Baru Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Ia bersama dua rekannya yakni Setyaji dan Jonathan Aryo.

Arfian menambahkan kronologis bermula Daihatsu Terios melaju dari arah selatan ke utara (mengelilingi Stadion Kridanggo). Dekat lokasi kejadian kemudian membelok ke timur. “Diduga karena pengemudi pada saat berjalan dari arah selatan ke utara hilang konsentrasi kemudian membelok ke timur dan langsung menabrak pembatas hingga masuk parit” jelasnya.

Warga melihat proses evakuasi (Video by: Azka)

Sementara itu kecelakaan mobil yang terjadi minggu siang tersebut menarik perhatian Nitizen, tak sedikit mereka yang mengabadikan mobil kecemplung itu, termasuk saat proses evakuasi.

Azka misalnya, warga perum Taman Manunggal Asri Bener ini sengaja melihat saat proses evakuasi dan merekamnya, bahkan tidak sedikit warga yang sengaja melihat dari dekat plat nomor mobil Nahas tersebu

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
[pekok2]