KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dikeroyok Saat Pulang Karaoke, Pria Asal Semarang Meninggal Dunia

Dikeroyok Saat Pulang Karaoke, Pria Asal Semarang Meninggal Dunia

Dikeroyok Saat Pulang Karaoke, Pria Asal Semarang Meninggal Dunia

Kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara pengeroyokan mengakibatkan korban meninggal dunai di Kawasan Terminal Penggaron, Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang.

SEMARANG – Seorang pria meninggal dunia usai dikeroyok oleh orang tak dikenal ketika pulang dari karaoke di Kawasan Terminal Penggaron, Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang pada Minggu (13/11/2022) dini hari.

Kapolretabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, korban berinisial BAS warga Dadapsari, Semarang Utara ini dikeroyok oleh tujuh orang tak dikenal di depan Terminal Penggaron sekira pukul 02.00 WIB. Kejadian yang menimpa korban yaitu dipukuli menggunakan kayu dan senjata tajam.

“Di depan pintu keluar Terminal Penggaron saksi melihat ada sekira 7 orang. Dua orang membawa bambu dan 1 orang membawa celurit,” ujar Irwan kepada wartawan.

Dirinya menjelaskan, akibat kekerasan yang dilakukan oleh orang tak dikenal tersebut, korban mengalami sejumlah luka parah di bagian tubuhnya yakni di kaki, punggung dan kepala. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara namun nyawanya tidak tertolong.

“Orang yang membawa celurit membacok korban mengenai kaki kanan, punggung kanan, dan kepala samping kiri,” terangnya.

“Korban di bawa ke RS Bhayangkara dan diperiksa oleh dokter ternyata korban sudah meninggal dunia,” tambahnya.

Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Sejumlah saksi dan barang bukti juga diamankan untuk membantu proses pemeriksaan.

“Kejadian dilaporkan tentang Peristiwa tindak pidana pengeroyokan dalam Pasal 170 KUHPidana,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
[pekok2]