KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dishub Jateng Prediksi Wilayah Jawa Tengah Jadi Tujuan Terbanyak Bagi Pemudik Saat Lebaran 

Dishub Jateng Prediksi Wilayah Jawa Tengah Jadi Tujuan Terbanyak Bagi Pemudik Saat Lebaran 

Dishub Jateng Prediksi Wilayah Jawa Tengah Jadi Tujuan Terbanyak Bagi Pemudik Saat Lebaran 

SEMARANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jateng memprediksi wilayah Jawa Tengah akan menjadi tujuan terbanyak bagi pemudik saat libur lebaran tahun 2022. Data yang diperoleh dari hasil survey, diprediksi wilayah Jawa Tengah menjadi urutan pertama dengan 27,5% pemudik atau 23,5 juta orang yang akan menjadikan wilayah Jawa Tengah sebagai tempat tujuan saat lebaran.

“Dari hasil survey terakhir, ada 18,7% pemudik menggunakan sepeda motor, mobil pribadi 26,8%, bus 16,8%, pemudik menggunakan pesawat 12,1%, kereta api 9%, kapal laut 1,4% dan lain-lain ada 15,7%. Jadi total prediksinya 23,5 juta pemudik yang masuk ke Jawa Tengah,” ujar Kadishub Jateng, Henggar Budi Anggoro saat jumpa pers melalui Zoom, Selasa (12/4/2022).

Hengga menjelaskan, hasil tersebut didapat dari setelah pihaknya ikut serta dalam survey nasional yang diadakan oleh Pemerintah Pusat dimana dikatakan sebanyak 85,5 juta orang akan melakukan mudik saat libur lebaran tahun 2022.

“Hasilnya bisa berubah lagi. Kondisinya sejak kita melakukan sistem one way tanggal 28 April 2022. Ini pergerakannya harus sudah mulai naik kisaran sekitar 95 ribu kendaraan per 24jam dengan puncaknya nanti 120 ribu kendaraan yang masuk ke Jateng lewat tol jadi belum melalui jalan nasional,” terangnya.

Disisi lain, Henggar menambahkan bahwa hasil survey ini belum dapat dipastikan keakuratannya. Meski demikian, pihaknya tetap akan menggunakan data tersebut sebagai patokan untuk menentukan langkah-langkah dalam membuat kebijakan saat mudik libur lebaran tahun 2022.

“Sehingga kenyataanya jauh dari hasil survey. Tapi memang hasil survey ini harus kita pegang sebagai pegangan kita dalam melangkah,” ucapnya.

Sementara itu, data yang diperoleh, hasil tersebut didapatkan setelah Dishub melakukan tiga kali survey potensi pergerakan lebaran tahun 2022. Survey pertama dilakukan pada 14-28 Februari 2022 atau sebelumnya dihapusnya syarat test swab/PCR bagi pemudil dengan pergerakan nasional sebanyak 20,3% atau 55 juta orang.

Survey kedua dilakukan pada 9-21 Maret 2022 atau setelah dihapusnya syarat swab/PCR bagi pemudik dengan pergerakan nasional sebanyak 29,4% atau 79,4 juta orang. Sedanglan survey ketiga dilakukan pada 22-31 Matett 2022 atau paska pengumuman syarat vaksin booster bagi pemudik dengan pergerakan nasional sebanyak 31,5% atau 85,5 juta orang.

Perlu diketahui, Jateng menduduki posisi pertama dalam survey wilayah sebagai daerah tujuan pemudik tahun 2022 dengan 27,5% atau 22,5 juta pemudik. Dalam data tersebut, prediksi arus total kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah melalui Gerbang Tol Kalikangkung sebanyak 1.002.158 kendaraan.

Sedangkan posisi kedua diisi oleh Jawa Timur dengan 19,6% atau 16,8 juta pemudik. Lalu diposisi ketiga yaitu Jawa Barat non Bogor, Depok, dan Bekasi dengan hasil survey 17,2% atau 14,7 juta pemudik.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]